JAKARTA — Hukumbisnis.com memasuki usia keenam dengan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem hukum bisnis di Indonesia. Bertepatan dengan momentum ulang tahun keenam, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., Guru Besar bidang Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional sekaligus pemegang Rekor MURI sebagai Profesor Hukum Bisnis Termuda di Indonesia, resmi bergabung dalam struktur perseroan sebagai pemegang saham.
Bergabungnya Ariawan Gunadi yang dikenal memiliki kiprah luas di bidang akademik, profesional, dan kelembagaan sebagai Ketua Yayasan Tarumanagara, Wakil Ketua MPPN (Majelis Pusat Pengawas Notaris) RI, serta Penasihat Ahli BNN RI diharapkan semakin memperkuat arah pengembangan Hukumbisnis.com menjadi platform ekosistem hukum bisnis terintegrasi yang mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan keahlian praktisi dan akademisi hukum.
Di luar aktivitas profesional dan akademiknya, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Kepedulian tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk memastikan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang dimiliki dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Perkuat Ekosistem Hukum Bisnis
Kehadiran Ariawan Gunadi turut melengkapi peran Founder sekaligus CEO Hukumbisnis.com, Richardo Francisco, S.H., MBA., yang membangun platform tersebut sejak 2020.
Richardo mengatakan, selama enam tahun perjalanan Hukumbisnis.com, perusahaan telah membangun fondasi untuk menghadirkan ekosistem hukum bisnis yang tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga memberikan solusi bagi pelaku usaha sekaligus membuka ruang pengembangan bagi profesi hukum.
“Selama enam tahun terakhir, membangun fondasi ekosistem ini adalah sebuah perjalanan yang penuh tantangan sekaligus kebanggaan. Namun, untuk membawa Hukumbisnis.com ke level berikutnya, kapal ini membutuhkan navigasi ganda dari sosok yang otoritasnya tidak diragukan lagi,” ujar Richardo.
Menurut dia, bergabungnya Ariawan akan memperkuat berbagai aspek layanan Hukumbisnis.com, mulai dari edukasi hukum bisnis, tata kelola korporasi, hingga isu kompleks seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Kehadiran Prof. Dr. Ariawan Gunadi akan secara fundamental menajamkan pilar ekosistem kami, baik dalam memberikan solusi end-to-end bagi pengusaha, maupun ruang berkembang bagi praktisi hukum bisnis,” katanya.
Prof. Ariawan Gunadi: Hukumbisnis.com Bukan Sekadar Media
Ariawan Gunadi menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurut dia, Hukumbisnis.com memiliki visi untuk berkembang lebih jauh dari sekadar platform media.
“Hukumbisnis.com telah membuktikan dirinya bukan sekadar media, melainkan infrastruktur digital masa depan,” ungkap Ariawan.
Ia mengatakan, pengalaman dan keilmuan yang dimilikinya akan diarahkan untuk memperkuat ekosistem yang dibangun Hukumbisnis.com, khususnya dalam menghubungkan kebutuhan dunia usaha dengan profesional hukum.
“Saya melihat visi yang sangat kuat di sini. Saya antusias untuk mengkalibrasi pengalaman saya guna memastikan pilar Learn, Manage, Protect bagi para pengusaha berjalan beriringan dengan pilar Connect, Build, Grow bagi para praktisi dan akademisi hukum bisnis di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Siapkan Inovasi Ekosistem Hukum Bisnis
Bergabungnya Ariawan Gunadi dalam struktur perseroan menjadi bagian dari langkah Hukumbisnis.com untuk meluncurkan sejumlah inovasi ekosistem pada kuartal mendatang.
Inovasi tersebut diarahkan untuk memperkuat integrasi antara edukasi hukum, perlindungan hukum, pengembangan bisnis, tata kelola korporasi, serta jejaring profesional hukum.
Momentum ulang tahun keenam juga menjadi pijakan bagi Hukumbisnis.com untuk memperluas kontribusinya dalam membangun dunia usaha yang semakin memahami aspek hukum dan tata kelola bisnis.
Platform tersebut menargetkan penguatan sinergi antara pelaku usaha, praktisi hukum, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung terciptanya iklim investasi Indonesia yang semakin berintegritas.
Dengan formasi baru tersebut, enam tahun perjalanan Hukumbisnis.com tidak sekadar menjadi penanda pertumbuhan perusahaan. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal untuk membangun ekosistem hukum bisnis digital yang lebih terintegrasi, profesional, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha Indonesia.

