Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    Juni 26, 2026

    Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise

    Juni 25, 2026

    Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun
    • Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise
    • Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026
    • Akhir Sayembara Rp 250 Juta, Dedi Mulyadi Berikan Dana ke Korban
    • Neymar Mewek di Piala Dunia 2026 Usai Brasil Bantai Skotlandia, Air Mata Buaya atau Tulus?
    • Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Malah Ngaku Bukan ‘Penemu’ Bakatnya
    • Panas! Deddy Sitorus Tak Goyah, Sebut Pernyataan AHY Hasutan
    • Ketum Partai Tak Bisa Seumur Hidup? Enam Mahasiswa Gugat UU Parpol ke MK
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Jumat, Juni 26
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Hantavirus Sangat Berbahaya, Menkes Tetapkan Indonesia Siaga
    Nasional

    Hantavirus Sangat Berbahaya, Menkes Tetapkan Indonesia Siaga

    MartinBy MartinMei 7, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Hantavirus
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Pemerintah mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus setelah muncul kasus infeksi di kapal pesiar MV Hondius. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut virus tersebut cukup berbahaya sehingga Kementerian Kesehatan segera berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

    Budi mengatakan pemerintah langsung meminta WHO membantu proses screening untuk mendeteksi potensi penyebaran virus tersebut. Menurut dia, langkah antisipasi perlu dilakukan lebih awal agar pemerintah dapat merespons lebih cepat jika muncul kasus mencurigakan di Indonesia.

    “Ini virus yang lumayan berbahaya. Jadi kami sudah koordinasi dengan WHO. Kami minta ke WHO untuk bisa lakukan screening-nya,” kata Budi di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis(7/5/26).

    Pemerintah juga mulai menyiapkan sejumlah perangkat pendukung untuk memperkuat sistem deteksi dini. Kementerian Kesehatan kini menambah kesiapan alat screening seperti rapid test dan pemeriksaan PCR.

    Pemerintah Perkuat Deteksi Hantavirus

    Budi menjelaskan kementeriannya sedang menyiapkan berbagai kebutuhan laboratorium untuk mendukung pemeriksaan virus tersebut. Pemerintah ingin memastikan tenaga kesehatan dapat melakukan identifikasi lebih cepat apabila menemukan kasus serupa.

    “Yang kami lakukan, kami mempersiapkan agar screening-nya kami punya, apakah itu dalam bentuk rapid test kayak Covid-19 dulu maupun reagen-reagen yang digunakan di mesin PCR,” ujar dia.

    Selain memperkuat alat deteksi, Kementerian Kesehatan juga meningkatkan surveillance atau pengawasan kesehatan. Pemerintah menilai pengawasan menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan apabila muncul potensi penularan di masyarakat.

    “Jadi sekarang kami masih fokus ke surveillance supaya kalau ada apa-apa bisa cepat tahu,” ucap Budi.

    Baca juga: Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN

    Kasus Kapal Pesiar Jadi Sorotan

    Hantavirus berasal dari hewan pengerat seperti tikus dan mencit. Virus tersebut dapat memicu gangguan paru-paru maupun ginjal dengan tingkat fatalitas cukup tinggi.

    Dunia internasional kini menyoroti kasus di kapal pesiar MV Hondius. Otoritas kesehatan menduga wabah tersebut melibatkan Andes virus, salah satu strain langka yang dapat menular antarmanusia melalui kontak dekat.

    WHO sampai sekarang masih melacak penumpang kapal dari berbagai negara. Pemerintah Indonesia juga terus memantau perkembangan Hantavirus sambil memperkuat sistem pengawasan kesehatan nasional.

    Andes virus Budi Gunadi Sadikin Hantavirus Kementerian Kesehatan MV Hondius surveillance kesehatan WHO
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKunjungan Perdana ke Cebu, Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora Indonesia dan Curi Perhatian dengan Maung Buatan Anak Bangsa
    Next Article Hansi Flick Mulai Ragukan Karakter Alessandro Bastoni, Transfer ke Barcelona Terancam Batal
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Akhir Sayembara Rp 250 Juta, Dedi Mulyadi Berikan Dana ke Korban

    Juni 25, 2026

    Panas! Deddy Sitorus Tak Goyah, Sebut Pernyataan AHY Hasutan

    Juni 25, 2026

    Ketum Partai Tak Bisa Seumur Hidup? Enam Mahasiswa Gugat UU Parpol ke MK

    Juni 25, 2026

    45 Organisasi Sipil Tolak Revisi UU HAM, Khawatir Jadi Karpet Merah Kementerian HAM

    Juni 25, 2026

    Besok ke Lampung, Jokowi Awali Agenda Keliling Indonesia Tiga Hari

    Juni 25, 2026

    PENAS XVII Jadi Magnet Nasional, Rachmat Gobel Yakin Indonesia Bisa Kurangi Impor Pangan

    Juni 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    By AINJuni 26, 2026

    Jakarta – Harga emas Antam mengalami koreksi dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat mencetak rekor tertinggi…

    Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise

    Juni 25, 2026

    Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026

    Juni 25, 2026
    Top Trending

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    By AINJuni 26, 2026

    Jakarta – Harga emas Antam mengalami koreksi dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat…

    Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise

    By AyuJuni 25, 2026

    JAKARTA – Panggung termegah Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan…

    Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026

    By AyuJuni 25, 2026

    JAKARTA – Tim nasional Maroko langsung mengalihkan fokus menuju babak 32 besar…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?