Jakarta – Manajemen Barcelona membidik gelandang Elche, Aleix Febas, sebagai target utama pada bursa transfer musim panas 2026.
Langkah strategis ini muncul seiring berakhirnya kontrak Febas di Elche pada 30 Juni mendatang, yang memungkinkan sang pemain merapat ke Camp Nou dengan status bebas transfer.
Solusi Finansial dan Badai Cedera
Laporan Fichajes menyebutkan bahwa kondisi finansial klub menjadi alasan kuat Barcelona mengejar pemain berusia 30 tahun tersebut. Kedatangan Febas bakal memberikan kedalaman skuad tanpa menguras kas klub secara signifikan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick kabarnya telah memberikan restu penuh untuk operasi transfer ini demi memperkuat lini tengah yang kerap keropos musim ini.
Masalah cedera yang menghantam pilar utama seperti Frenkie de Jong, Gavi, dan Pedri sepanjang musim 2025/26 memaksa manajemen bergerak cepat.
Terlebih, Marc Casado diprediksi bakal meninggalkan klub pada jendela transfer yang sama, sehingga kebutuhan akan gelandang berpengalaman menjadi sangat mendesak.
“Tim ini membutuhkan pemain pelapis level atas untuk menjaga kualitas permainan saat rotasi dilakukan. Kehadiran sosok berpengalaman akan menghadirkan keseimbangan yang hilang di musim ini,” ujar Hansi Flick dalam sebuah diskusi internal manajemen.
Kualitas Teknis dan Persaingan Ketat
Aleix Febas memiliki reputasi sebagai gelandang dengan fleksibilitas tinggi serta kontrol bola yang mumpuni. Sepanjang musim ini, Febas mencatatkan 31 penampilan di La Liga dengan kontribusi dua gol dan dua assist bagi Elche. Kedisiplinan posisi dan visi permainannya dianggap sangat cocok dengan skema permainan cepat yang diusung Flick.
Meski demikian, Barcelona harus bersaing ketat dengan Villarreal dan Espanyol yang juga meminati jasa sang pemain. Keunggulan Barcelona terletak pada tiket Liga Champions musim depan yang menjadi daya tarik magnetis bagi Febas. Bergabung dengan raksasa Catalan memberikan kesempatan bagi Febas untuk memperebutkan trofi bergengsi di pengujung karier puncaknya.

