Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Tinjau MBG di Sekolah, Prabowo Duduk di Kelas dan Makan Bersama Siswa

    Juni 2, 2026

    Di Tengah Tuntutan 18 Tahun Penjara, Nadiem Sampaikan Apresiasi kepada Para Presiden

    Juni 2, 2026

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    Juni 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tinjau MBG di Sekolah, Prabowo Duduk di Kelas dan Makan Bersama Siswa
    • Di Tengah Tuntutan 18 Tahun Penjara, Nadiem Sampaikan Apresiasi kepada Para Presiden
    • Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri
    • Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta
    • Pertamax Turbo Naik Rp850, Harga Dua BBM Diesel Pertamina Justru Turun Tajam
    • Idul Adha 1447 H, Mulyadi Jayabaya Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Jakarta, Jawa Barat dan Banten
    • Ledakan Dahsyat Guncang Biak, Polisi Duga Bom Perang Jadi Penyebab
    • Bebas Denda Tunggakan, Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Berlaku Mulai 1 Juni
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, Juni 2
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Nasional

    Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI Perkuat Akar Ketahanan Nasional di Jonggol Melalui Nilai Bela Negara dan Kearifan Lokal

    AyuBy AyuFebruari 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Ancaman terhadap ketahanan nasional Indonesia kini semakin bergeser dari bentuk militer konvensional ke ancaman non-militer yang bekerja secara senyap, seperti disinformasi, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, dan konflik sosial. Pergeseran ini menuntut pendekatan baru dalam membangun ketahanan bangsa, dengan masyarakat sebagai aktor utama.

    Hal itu menjadi dasar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Unhan RI di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini mengusung penguatan nilai bela negara berbasis kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan nasional di tengah komunitas.

    Dalam sambutan Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI pada pembukaan PKM yang disampaikan oleh Brigjen TNI Tri Setyo Subagyo S.I.P., M.M, sebagai Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum, ditegaskan bahwa karakter ancaman telah berubah secara fundamental.

    “Ancaman terhadap bangsa tidak lagi didominasi militer konvensional. Tantangan yang kita hadapi justru berasal dari disinformasi, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, konflik sosial, dan melemahnya persatuan,” ujar Tri Setyo Subagyo.

    Ia menekankan bahwa ketahanan nasional merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa, dengan rakyat sebagai subjek utama dalam sistem pertahanan semesta. Dalam kerangka itu, bela negara menjadi instrumen strategis untuk membangun kesadaran dan ketangguhan masyarakat berbasis nilai kebangsaan dan kearifan lokal.

    Dekan FSP Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, menyatakan bahwa bela negara harus hidup dalam praktik sosial, bukan berhenti pada slogan.

    “Ketahanan nasional hari ini ditentukan oleh seberapa kuat masyarakat memahami dan mempraktikkan nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari,” kata Oktaheroe Ramsi.

    Jonggol dipilih karena posisinya sebagai wilayah penyangga ibu kota dengan dinamika sosial dan arus informasi yang tinggi, sehingga rentan terhadap penetrasi ancaman non-militer, terutama bagi generasi muda.

    Kaprodi Peperangan Asimetris FSP Unhan RI, Kolonel Arh Dr. Bambang Utomo, menilai bahwa peperangan modern berlangsung di ruang sosial.

    “Peperangan asimetris bekerja melalui narasi dan pengaruh sosial. Karena itu, ketahanan nasional harus dibangun dari kemampuan masyarakat membaca dan merespons ancaman secara kritis,” ujarnya.

    Menurutnya, penguatan kesadaran bela negara di kalangan pelajar dan komunitas lokal jadi kunci untuk mencegah masyarakat terjebak arus propaganda, polarisasi sosial, dan degradasi nilai kebangsaan.

    Kegiatan PKM meliputi edukasi bela negara bagi pelajar, bantuan pendidikan dan bantuan sosial serta donor darah yang melibatkan fasilitas kesehatan setempat. Pendekatan edukatif dan kemanusiaan tersebut dirancang terintegrasi agar nilai bela negara hadir secara aplikatif.

    Ketua Pelaksana PKM, Kolonel Czi Dr. Yermia Hendarwoto, juga selaku Kaprodi Diplomasi Pertahanan FSP menegaskan kegiatan ini digelar secara terintegrasi dan tidak bersifat seremonial.

    “Kami ingin bela negara dipahami sebagai kebutuhan bersama, karena itu pendekatan edukatif, sosial, dan kemanusiaan disatukan sehingga relevan dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat,” kata Yermia.

    Melalui kegiatan ini, Dekan FSP Unhan RI menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun dari pusat kebijakan, tetapi juga dari desa dan komunitas yang sadar, solid, serta berdaya tahan menghadapi ancaman non-militer.

    Bela Negara Berita Militer Disinformasi Ketahanan Nasional Pengabdian Masyarakat Perang Asimetris Radikalisme Strategi Pertahanan Unhan RI
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleInfinix Note 60 Pro Pakai Snapdragon 7s Gen 4, Bye-Bye Lemot
    Next Article Dari Timeline ke Track: Media Sosial Ubah Lari Jadi Gaya Hidup
    Ayu

    Related Posts

    Tinjau MBG di Sekolah, Prabowo Duduk di Kelas dan Makan Bersama Siswa

    Juni 2, 2026

    Di Tengah Tuntutan 18 Tahun Penjara, Nadiem Sampaikan Apresiasi kepada Para Presiden

    Juni 2, 2026

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    Juni 1, 2026

    Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

    Juni 1, 2026

    Pertamax Turbo Naik Rp850, Harga Dua BBM Diesel Pertamina Justru Turun Tajam

    Juni 1, 2026

    Idul Adha 1447 H, Mulyadi Jayabaya Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Jakarta, Jawa Barat dan Banten

    Mei 31, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    BERITA TERKINI

    Tinjau MBG di Sekolah, Prabowo Duduk di Kelas dan Makan Bersama Siswa

    By MartinJuni 2, 2026

    JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111…

    Di Tengah Tuntutan 18 Tahun Penjara, Nadiem Sampaikan Apresiasi kepada Para Presiden

    Juni 2, 2026

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    Juni 1, 2026
    Top Trending

    Tinjau MBG di Sekolah, Prabowo Duduk di Kelas dan Makan Bersama Siswa

    By MartinJuni 2, 2026

    JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG)…

    Di Tengah Tuntutan 18 Tahun Penjara, Nadiem Sampaikan Apresiasi kepada Para Presiden

    By MartinJuni 2, 2026

    JAKARTA – Pleidoi Nadiem Makarim dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat…

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    By MartinJuni 1, 2026

    JEDDAH – MBG di Jeddah berpeluang menjadi percontohan pertama program Makan Bergizi…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?