JAKARTA – Piala Dunia 2026 kembali menyajikan drama perubahan posisi puncak klasemen pencetak gol terbanyak. Penyerang andalan tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, sukses mengambil alih takhta tertinggi setelah menunjukkan performa luar biasa sepanjang turnamen. Berdasarkan rilis data resmi FIFA per Jumat (10/7), striker 27 tahun tersebut kini memimpin produktivitas gol di tanah Amerika Utara.
Keberhasilan naik ke peringkat pertama terjadi pasca laga perempat final kontre Maroko. Kontribusi positif satu gol serta satu assist dalam pertandingan tersebut memastikan kemenangan Les Bleus dengan skor akhir 2-0 sekaligus menyegel tiket babak semifinal.
Dominasi Skuad Les Bleus di Lima Besar
Lonjakan performa kapten timnas Prancis tersebut otomatis menggeser posisi kapten Argentina, Lionel Messi, ke peringkat kedua. Kompetisi internal perebutan predikat pemain tersubur kian menarik mengingat sejumlah nama besar liga-liga Eropa terus membayangi perolehan angka sang pemimpin klasemen. Prancis bahkan mengirimkan dua nama dalam jajaran lima pemuncak daftar pencetak gol terbanyak.
Berikut rincian statistik performa serta data lengkap sembilan pemain teratas dalam perburuan Sepatu Emas adidas Piala Dunia 2026:
- Kylian Mbappe (Prancis): 8 gol, 3 assist
- Lionel Messi (Argentina): 8 gol, 1 assist
- Erling Haaland (Norwegia): 7 gol, 0 assist
- Harry Kane (Inggris): 6 gol, 1 assist
- Ousmane Dembele (Prancis): 5 gol, 2 assist
- Mikel Oyarzabal (Spanyol): 4 gol, 1 assist
- Jude Bellingham (Inggris): 4 gol, 1 assist
- Johan Manzambi (Swiss): 3 gol, 2 assist
- Romelu Lukaku (Belgia): 3 gol, 1 assist
Persaingan Ketat Menuju Tangga Juara
Peta persaingan menunjukkan penyerang tajam Norwegia, Erling Haaland, tetap mengancam di posisi ketiga lewat torehan tujuh gol tanpa assist. Sementara itu, kapten tim nasional Inggris Harry Kane menempel ketat di urutan keempat, disusul rekan senegara Mbappe, Ousmane Dembele, menempati urutan kelima. Kenaikan peringkat Dembele terjadi pasca menyumbang satu gol penting ke gawang Maroko.
Beberapa nama gelandang kreatif seperti Jude Bellingham asal Inggris dan Johan Manzambi asal Swiss turut meramaikan persaingan sepuluh besar. Kehadiran para pemain tengah ini membuktikan bahwa produktivitas gol Piala Dunia 2026 tidak lagi menjadi dominasi mutlak pemain berposisi striker murni. Babak semifinal mendatang menjadi penentu utama pergeseran angka mengingat beberapa nama teratas masih aktif bermain membela negara masing-masing.

