Jakarta, Rasional.co – Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyoroti kebijakan izin impor yang terbuka tanpa batasan. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membuat industri dalam negeri sulit bertahan jika tidak mempertimbangkan kapasitas produksi nasional.
“Misalnya, kalau izin impor terbuka sedemikian rupa tanpa ada pertimbangan untuk membatasi, sektor industri dalam negeri tentu akan sulit bertahan untuk jenis-jenis barang tertentu,” kata Sarmuji di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Sarmuji melakukan pertemuan dan rapat internal dengan jajaran unit kerja di lingkungan Kementerian Perindustrian. Ia mengatakan persoalan industri perlu dipetakan agar pemerintah dapat merumuskan langkah penyelesaian yang tepat dan terukur.
Menurut Sarmuji, persoalan impor dan perlindungan pasar domestik tidak dapat diselesaikan Kementerian Perindustrian sendirian. Karena itu, ia mendorong penguatan koordinasi dengan kementerian, lembaga dan pemangku kepentingan lain yang kebijakannya berkaitan dengan keberlangsungan industri.

