JAKARTA – Apple sepertinya makin serius mendefinisikan apa arti kata “Pro” di lini smartphone andalan mereka. Lewat kehadiran iPhone 18 Pro, kita disuguhkan perangkat yang melesat lebih cepat, punya daya tahan baterai super awet, kemampuan kamera yang makin mind-blowing, meski harus dibayar dengan bobot yang sedikit lebih berat. Bintang utamanya? Jelas inovasi kamera variable aperture yang baru pertama kali mampir di iPhone.
Setelah seminggu penuh menguji langsung iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sebagai daily driver, ini dia semua hal penting yang wajib kamu tahu sebelum memutuskan buat upgrade.
Desain Makin Menyatu dan Pilihan Warna yang Menggoda
Tahun lalu, Apple sempat bikin heboh lewat iPhone 17 Pro yang bawa desain two-tone di area bodi belakang. Sayangnya, reaksi publik lumayan terbelah. Banyak yang merasa desain itu agak maksa, sampai-sampai mereka yang biasanya bangga pamer HP tanpa casing terpaksa memakaikannya case demi menutupi panel belakang tersebut.
Nah, di iPhone 18 Pro, Apple seolah mendengar curhatan netizen. Mereka kembali ke jalan yang benar dengan desain color-matched. Artinya, warna kaca di bagian belakang sekarang sudah serasi dengan bingkai aluminiumnya. Meski jahitan antara kaca dan logamnya masih terasa kalau diraba, secara visual tampilannya jauh lebih elegan.
Tahun ini, Apple menyodorkan empat pilihan warna: Burgundy, Glacier, Silver, dan Black. Kalau disuruh milih warna jagoan, Burgundy jelas keluar jadi pemenang. Warnanya nggak terlalu ngejreng, perpaduan manis antara merah marun pekat dan ungu yang bisa berubah gradasi tergantung pantulan cahaya.
Sementara Glacier hadir dengan biru muda pastel yang sekilas mirip Sierra Blue di seri iPhone 13 Pro. Kabar baik juga buat pecinta warna netral: seri Silver kini tampil paripurna tanpa gangguan kaca putih belang seperti generasi sebelumnya. Buat tim mamba, varian Black di iPhone 18 Pro adalah warna hitam paling pekat yang pernah Apple bikin. Nggak ada lagi cerita warna hitam tapi kelihatan kayak abu-abu tua.

