JAKARTA – Penyerang Timnas Indonesia, Saddil Ramdani, tak mampu menyembunyikan rasa harunya atas bantuan Persib pascamusibah kebakaran rumah yang menimpa orang tuanya. Musibah hebat yang menghanguskan kediaman ayah kandungnya di Muna Barat, Sulawesi Tenggara, ini langsung memantik kepedulian mendalam dari seluruh skuad Persib Bandung, jajaran manajemen, hingga sang manajer Umuh Muchtar.
Inisiatif penggalangan dana spontan dari rekan-rekan setim menjadi angin segar bagi pemulihan keluarga Saddil Ramdani. Peristiwa kelam yang terjadi pada pertengahan Agustus 2026 tersebut memang menyisakan kerusakan parah di area dalam hingga belakang bangunan, namun aksi solidaritas Persib membuktikan rapatnya rasa kekeluargaan di dalam maupun luar lapangan.
Saddil menyampaikan apresiasi terbuka sewaktu ditemui di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ia menyebut uluran tangan yang mengalir bukan cuma urusan materi, melainkan suntikan moral luar biasa bagi ayahnya yang berada di kampung halaman.
“Terima kasih sebesar-besarnya buat keluarga besar Persib. Terutama kepada Pak Bos, Pak Umuh, dan teman-teman rekan tim yang sudah mendonasi dan membantu musibah kebakaran di Muna Barat, terkhusus buat bapak saya sendiri,” tutur Saddil.
Bagi Saddil dan keluarga besar di Desa Barangka, perhatian yang ditunjukkan jajaran Pangeran Biru mempercepat proses penanganan dampak musibah sekaligus memberi kekuatan emosional untuk bangkit kembali.

