JAKARTA – Sektor transportasi dan pergudangan terus menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat menjadi sekitar 6,16 persen pada 2025, didorong ekspansi infrastruktur logistik dan pertumbuhan perdagangan digital.
Perkembangan tersebut menjadi latar peresmian Gudang Pusat Baru PT Karya Pratama Cargo pada Minggu (2/8/2026). Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai investasi di sektor logistik penting untuk memperkuat konektivitas antardaerah dan mendukung pertumbuhan dunia usaha.

Kadin berharap kehadiran gudang baru mampu memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam membangun ekosistem usaha.
“Dengan peresmian Gudang Pusat Baru PT Karya Pratama Cargo, kami berharap dunia usaha semakin berkembang melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari usai acara, Minggu (2/8/26).
Pria yang kerap disapa AYP ini mengatakan Kadin Indonesia terus mendorong semangat Indonesia Incorporated yang menekankan gotong royong dalam membangun usaha besar, menengah, kecil, hingga pelaku usaha baru. Menurutnya, kolaborasi menjadi fondasi untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Dia menilai bisnis logistik memiliki prospek besar karena Indonesia merupakan negara kepulauan dengan kebutuhan distribusi yang tinggi. Namun, persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku usaha terus berinovasi dan membangun jaringan yang kuat.
“Bisnis logistik sangat menjanjikan karena Indonesia terdiri dari puluhan ribu pulau. Persaingannya memang ketat sehingga dibutuhkan inovasi dan koneksi yang kuat, dan saya berharap PT Karya Pratama Cargo menjadi salah satu pemain yang mampu berkembang,” ujar AYP.
- Baca juga: Kadin Indonesia Dorong Kawasan Borneo Jadi Hub Industri Halal Regional Lewat Lima Agenda Strategis
CEO PT Karya Pratama Cargo Syahrul Natsir menyatakan perusahaan akan menjadikan gudang pusat baru sebagai langkah memperkuat layanan logistik nasional.
“Kami menyambut dukungan Kadin Indonesia dengan terus memperkuat inovasi, memperluas jaringan, dan meningkatkan kualitas layanan agar mampu menjawab kebutuhan distribusi di seluruh Indonesia,” kata Syahrul.
Perusahaan berharap fasilitas baru tersebut dapat meningkatkan kapasitas operasional sekaligus mendukung efisiensi rantai pasok bagi dunia usaha di berbagai daerah.

