Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    • Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa
    • Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027
    • GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Rabu, September 2
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Inter Milan Terseret Kasus Penyadapan Wasit, Beda Nasib Dari Calciopoli 2006
    Sport

    Inter Milan Terseret Kasus Penyadapan Wasit, Beda Nasib Dari Calciopoli 2006

    AyuBy AyuJuli 27, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Relevansi pembahasan mengenai integritas pengadil lapangan dalam sepak bola Italia terus menjadi sorotan publik. Jurnalis senior Franco Ordine mengungkapkan detail penyelidikan skandal wasit berjuluk Arbitropoli yang menyeret nama klub raksasa Inter Milan. Kendati otoritas hukum telah mengarsipkan kasus pidana tersebut dan menurunkan statusnya menjadi sekadar dugaan tanpa bukti kuat, dinamika penyelidikan ini tetap menyimpan rekam jejak penting bagi sejarah hukum olahraga.

    Wawancara Franco Ordine bersama media Italia Il Tempo membedah tuntas perkembangan krisis kepemimpinan wasit hingga proses peradilan terkait.

    “Harus saya akui masa krisis terkait regenerasi wasit sempat terjadi, tetapi sekarang kualitas teknis sudah membaik dan bisa dibilang cukup baik,” ujar Franco Ordine membuka penjelasan mengenai kondisi pengadil lapangan.

    Franco Ordine mencontohkan kepemimpinan wasit seperti Guida, Doveri, dan Mariani memberikan jaminan kualitas baik di lapangan saat ini.

    Keanehan Proses Penyadapan Hukum

    Sorotan utama Franco Ordine tertuju pada proses hukum terkait skandal Arbitropoli yang dinilai menyimpan sejumlah kejanggalan administratif. Penghentian serta pembukaan kembali izin penyadapan menjadi salah satu poin krusial fokus perhatian publik.

    “Penyelidikan pidana dibuka dan ditutup dengan sejumlah keanehan tertentu, terutama dua hal,” tutur Franco Ordine.

    Proses peradilan mencatat dua poin penting kejanggalan tersebut:

    • Mekanisme Penyadapan: Terhentinya izin penyadapan dari hakim pemeriksa terhadap Jaksa Ascione, sebelum akhirnya berlanjut kembali usai terjadi pergantian hakim.
    • Keputusan Bersama: Informasi penutupan penyelidikan selalu menyebut perselisihan kuat antara kejaksaan dan Jaksa Ascione, walau hal ini tidak terkonfirmasi dalam keputusan bersama Paolo Ielo dan Maurizio Ascione.
    • Fokus Penyadapan: Seluruh materi penyadapan hanya berkaitan dengan penunjukan wasit untuk laga-laga Inter Milan.
    • Praktik Umum: Koordinator wasit Gianluca Rocchi menegaskan praktik penunjukan wasit tersebut lazim dilakukan oleh seluruh klub.

    Perbandingan Dengan Skandal Calciopoli 2006

    Penyelidikan ini juga memicu reaksi dari mantan Direktur Juventus, Luciano Moggi, membandingkan kasus Arbitropoli dengan skandal besar Calciopoli 2006. Franco Ordine menanggapi perbedaan mendasar kedua peristiwa sejarah tersebut terletak pada intensitas pemberitaan media massa.

    “Keterkaitan sejumlah figur institusi pendukung Inter Milan dengan koordinator wasit patut mendapat perhatian khusus,” tegas Franco Ordine mengkritik relasi antarlembaga tersebut.

    Perspektif media massa era Calciopoli 2006 melakukan tekanan masif secara terus-menerus, sementara kasus Arbitropoli justru minim sorotan publik media nasional. Keputusan pengarsipan oleh otoritas hukum secara resmi menghentikan tuntutan pidana, namun catatan sejarah ini tetap menjadi referensi penting analisis tata kelola sepak bola Italia.

    Arbitropoli Calciopoli Franco Ordine Gianluca Rocchi Hukum Sepak Bola Il Tempo Inter Milan Serie A Skandal Sepak Bola Wasit Italia
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePulau Harapan, Jejak Sejarah dan Pesona Wisata yang Menjadi Kebanggaan Kepulauan Seribu
    Next Article Seminar Healthy Life, Healthy Mind Dorong Kesadaran Hidup Sehat
    Ayu

    Related Posts

    Pecahkan Rekor Transfer, Liverpool Resmi Boyong Bradley Barcola dari PSG

    Agustus 31, 2026

    Persik Kediri Dukung Penghapusan Regulasi Pemain U23 di Super League 2026/2027

    Agustus 31, 2026

    Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen, Siap Buka Lembaran Baru di Eredivisie

    Agustus 31, 2026

    Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?

    Agustus 31, 2026

    Live Streaming Persib vs Manila Digger 31 Agustus 2026, Kick-off 19.00 WIB

    Agustus 31, 2026

    Veddriq Leonardo Bidik Emas Panjat Tebing Asian Games 2026, Waspadai 2 Negara Ini

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    By MartinSeptember 2, 2026

    JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax Green 95…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Top Trending

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    By MartinSeptember 1, 2026

    JAKARTA – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah fungsi…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?