JAKARTA – Anies Baswedan kembali menjadi sorotan internasional setelah dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat Royal Commission for Riyadh City (RCRC), lembaga strategis di bawah Kerajaan Arab Saudi. Kehadiran Anies Baswedan di Riyadh dinilai menandai semakin diperhitungkannya pengalaman pembangunan kota di Indonesia pada forum global.
Anies hadir dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF), forum internasional yang mempertemukan para pakar, penasihat kota, dan pemerintah dari berbagai negara. Dalam forum tersebut, dia membahas pengembangan kota modern, daya saing kawasan urban, hingga transformasi transportasi publik.
“Tiga hari terakhir di Riyadh, Arab Saudi, berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Sejak tahun lalu ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh,” tulis Anies melalui akun resmi X miliknya.
Menurut dia, forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan untuk memperkuat daya saing Riyadh sebagai salah satu pusat ekonomi dunia. Diskusi juga melibatkan tim pemerintah Kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi.

Anies Baswedan di Riyadh Bahas Transformasi Jakarta
Dalam forum itu, Anies menyoroti pengalaman Jakarta membangun sistem transportasi publik terintegrasi. Dia menyebut transformasi transportasi di ibu kota mulai dilirik kota-kota global sebagai referensi pengembangan kawasan urban yang lebih modern dan terhubung.
“Kali ini, anggota dewan penasihat RCRC berkumpul dalam acara RCF untuk ikut berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis guna meningkatkan daya saing kota Riyadh,” ujar Anies.
Dia mengatakan diskusi berlangsung bersama para anggota dewan penasihat dari berbagai negara. Pertukaran gagasan itu membahas kota masa depan yang nyaman, kompetitif, dan ramah bagi masyarakat.
Anies menilai pengembangan transportasi publik menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga perkotaan. Karena itu, pengalaman Jakarta dinilai relevan untuk menjadi bahan pembelajaran di forum internasional.

Jakarta Mulai Dilirik dalam Forum Kota Dunia
Anies juga menyebut keterlibatan Indonesia dalam forum internasional seperti RCF menunjukkan kota-kota di Tanah Air mulai mendapat perhatian dunia. Menurut dia, kota modern tidak hanya membutuhkan infrastruktur besar, tetapi juga tata kelola yang mampu menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat.
Dia berharap semakin banyak kota di Indonesia mampu berkembang menjadi kota global yang layak huni dan memiliki daya saing internasional.
Datang bersama Karsa City Lab, Anies mengaku mendapatkan banyak perspektif baru dari para pakar dan penasihat kota dunia. Diskusi tersebut membahas berbagai strategi pembangunan kawasan urban di tengah tantangan ekonomi dan pertumbuhan penduduk global.
Kehadiran Anies Baswedan di Riyadh sekaligus memperlihatkan bahwa pengalaman Jakarta kini mulai masuk dalam percakapan global mengenai pembangunan kota modern dan sistem transportasi masa depan.

