JAKARTA – Persib Bandung resmi mengangkat Achmad Jufriyanto masuk jajaran staf pelatih tim senior guna mengadapi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.
Sosok akrab sapaan Jupe ini mengakhiri karier sebagai pemain setelah mengabdi lebih dari satu dekade demi memulai babak baru bersama pelatih kepala Igor Tolic. Langkah strategis manajemen bertujuan menjaga kesinambungan nilai, karakter, serta budaya juara internal klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Wakil CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menegaskan keputusan penunjukan berbasis rekomendasi pelatih kepala serta bentuk apresiasi tertinggi atas loyalitas sang legenda.
“Totalitas Bang Jupe untuk PERSIB tidak pernah diragukan. Selama lebih dari satu dekade, ia menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan semangat juang yang menjadi teladan. Empat gelar juara yang berhasil dipersembahkan merupakan bukti nyata kontribusinya bagi perjalanan PERSIB,” ujar Adhitia Putra Herawan.
Rekor Sejarah Pengabdian Achmad Jufriyanto
Mantan bek tengah kelahiran 7 Februari 1987 ini mengawali karier bersama Pangeran Biru pada musim 2014 dan langsung mempersembahkan trofi Indonesia Super League di bawah asuhan Djadjang Nurdjaman.
Sepanjang berkarier di Bandung, Achmad Jufriyanto mencatatkan 132 penampilan domestik dengan sumbangan tujuh gol, serta enam laga Asia lewat torehan satu gol.
Sosok tangguh ini sukses mengantar Persib Bandung meraih sejarah three-peat juara liga kasta tertinggi tiga musim beruntun, yaitu Liga 1 2023/2024, Liga 1 2024/2025, dan Super League 2025/2026.
Selain kompetisi domestik, Achmad Jufriyanto membawa tim menjuarai Piala Presiden 2015 serta melaju hingga babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
“Hatur nuhun, Bang Jupe, atas setiap dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjadi pemain PERSIB. Kini saatnya melanjutkan perjuangan dalam peran yang baru. Kami percaya pengalaman, karakter, dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki akan menjadi energi positif bagi tim pelatih dan seluruh pemain dalam menggapai prestasi yang lebih tinggi bersama PERSIB,” kata Adhitia Putra Herawan.

