JAKARTA – Peluang Timnas Indonesia ASEAN Cup 2026 untuk merengkuh gelar juara dipastikan belum kandas, meski skuad Garuda baru saja ditahan imbang 0-0 oleh Malaysia pada laga kedua Grup A di SUGBK. Bek andalan Justin Hubner menegaskan timnya siap bangkit dan bakal tampil habis-habisan demi mengamankan tiket final pada laga hidup mati selanjutnya.
Langkah skuad Timnas Indonesia di pentas bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 memang sedikit menemui jalan terjal usai terpaksa bermain dengan 10 orang sejak menit ke-36 akibat kartu merah yang diterima Thom Haye. Walau kehilangan satu jenderal lapangan tengah krusial, strategi bertahan tingkat tinggi yang ditunjukkan pemain Timnas Indonesia sukses membuat penyerang Harimau Malaya frustrasi dan gagal mencetak gol hingga peluit panjang berbunyi.
Bagi Justin Hubner, hasil seri di kandang sendiri ini bukanlah akhir dari segalanya. Pemain yang merumput di Fortuna Sittard tersebut memastikan fokus penggawa Merah Putih kini langsung dialihkan sepenuhnya untuk menatap laga pamungkas.
“Ya, tentu saja. Saya pikir semuanya belum berakhir. Jadi, kami fokus pada pertandingan berikutnya dan semoga kami bisa mengalahkan Bangladesh di laga selanjutnya,” ungkap Justin Hubner.
Skenario Wajib Menang Harga Mati
Sebagai informasi, raihan satu poin dari derby serumpun ini membuat posisi Indonesia tertahan di urutan kedua klasemen sementara Grup A dengan torehan empat poin. Skuad Garuda masih kalah selisih gol dari Malaysia yang duduk nyaman di posisi puncak.
Mengingat aturan turnamen hanya mengizinkan juara grup yang berhak melenggang ke babak final, skenario kelolosan anak asuh Shin Tae-yong bakal ditentukan pada Kamis (1/10). Syaratnya mutlak: Indonesia wajib menang melawan Bangladesh, sembari berharap Malaysia terpeleset saat meladeni perlawanan Singapura di hari yang sama.
Solidnya Lini Belakang Bikin Lawan Frustrasi
Bicara soal jalannya pertandingan, Hubner jujur mengakui kalau ritme permainan tim menjadi super berat setelah insiden kartu merah tersebut. Hilangnya satu pemain membuat skuad Garuda kesulitan merangkai serangan dan menciptakan peluang emas di lini depan. Tapi di balik kebuntuan itu, barisan belakang kita patut diacungi jempol.
Kombinasi solid antara Justin Hubner, Elkan Baggott, Kevin Diks, dan Dean James, ditambah save memukau dari kiper Maarten Paes, terbukti ampuh mengunci clean sheet di Senayan.
“Bermain dengan 10 pemain memang selalu sulit, tetapi jika melihat bagaimana kami bertahan di akhir pertandingan, saya pikir itu layak mendapat pujian besar untuk tim,” tegas bek yang baru saja mencatatkan caps ke-20 bersama timnas senior tersebut.
Menutup wawancaranya, Hubner menitipkan pesan optimis yang membakar semangat para suporter tanah air menjelang laga penentu.
“Saya pikir semua orang ingin melihat kami menang, tetapi jika kami bisa bertahan seperti ini, tidak ada tim yang akan bisa mencetak gol ke gawang kami.”

