Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Purbaya Belum Pastikan Efisiensi MBG, Anggaran Masih Dihitung Ulang

    Juni 15, 2026

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purbaya Belum Pastikan Efisiensi MBG, Anggaran Masih Dihitung Ulang
    • Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana
    • Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang
    • Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026
    • Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?
    • Rp1,22 Triliun Disetor ke Negara, Jaksa Agung Jawab Keraguan Publik
    • Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan
    • Hasil Pertemuan Kertanegara, Prabowo Perintahkan Data Investasi Dibuka
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Senin, Juni 15
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Spanduk ‘Permohonan Maaf’ soal Prabowo-Gibran Hebohkan UGM
    Nasional

    Spanduk ‘Permohonan Maaf’ soal Prabowo-Gibran Hebohkan UGM

    MartinBy MartinMei 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    spanduk UGM
    Spanduk UGM bertuliskan permohonan maaf soal Prabowo-Gibran sempat muncul di gerbang kampus sebelum akhirnya diturunkan pihak universitas. (Foto: CNN Indonesia)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link
    • Spanduk bertuliskan surat permohonan maaf muncul di gerbang UGM.
    • Isi spanduk menyinggung terpilihnya Prabowo-Gibran.
    • UGM menegaskan spanduk itu bukan sikap resmi kampus.
    • Pihak kampus menurunkan baliho karena melanggar aturan pemasangan.
    • BEM UGM menyebut spanduk muncul dari keresahan mahasiswa.

    YOGYAKARTA – Spanduk UGM bertuliskan “Surat Permohonan Maaf” muncul di gerbang Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis(21/5/26). Tulisan tersebut langsung menarik perhatian publik setelah fotonya beredar luas di media sosial.

    Dalam isi baliho itu, UGM disebut meminta maaf karena membiarkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Pada bagian bawah spanduk juga tertulis kalimat “Hormat kami, Universitas Gadjah Mada”.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, spanduk tersebut sudah tidak terlihat lagi pada Kamis siang. Pihak kampus kemudian memberikan penjelasan terkait kemunculan media protes tersebut.

    Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, membenarkan bahwa baliho itu sempat terpasang di area gerbang masuk kampus. Namun, dia menegaskan tulisan tersebut bukan dipasang oleh universitas dan tidak mewakili pandangan resmi kampus.

    “Meski mengatasnamakan UGM, baliho tersebut tidak dipasang oleh UGM dan tidak mewakili pandangan resmi UGM,” tulis Made Andi dalam keterangannya seperti dikutip CNN Indonesia.

    Spanduk UGM Diturunkan Pihak Kampus

    UGM menyebut banner tersebut mencatut identitas universitas dan tidak memenuhi ketentuan penggunaan ruang kampus.

    Menurut Made Andi, kampus tetap menghormati kebebasan berekspresi dan penyampaian aspirasi masyarakat. Namun, penyampaian pendapat tetap harus mematuhi aturan penggunaan fasilitas kampus.

    Karena itu, pihak universitas akhirnya menurunkan spanduk UGM dari area gerbang utama kampus.

    “Baliho tersebut telah diturunkan karena lokasi pemasangan tidak sesuai dengan peruntukan pemasangan media informasi di area kampus,” ujarnya.

    Pernyataan resmi universitas muncul setelah polemik spanduk tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

    Spanduk UGM Disebut Bentuk Keresahan Mahasiswa

    Secara terpisah, Pelaksana Tugas Ketua BEM UGM 2026 Sheron Adam Funay mengatakan spanduk itu dipasang oleh kelompok akar rumput kampus sebagai bentuk keresahan bersama.

    Sheron menyebut BEM UGM mendukung aksi tersebut karena dianggap lahir dari situasi sosial dan ekonomi yang dirasakan mahasiswa maupun masyarakat.

    Menurut dia, kondisi ekonomi nasional saat ini memunculkan ketidakpastian dan memengaruhi tingkat kepercayaan publik.

    “Kampus sebagai ruang hidup kaum akademis selayaknya dan sepantasnya dibebaskan dalam berekspresi,” kata Sheron.

    Dia menilai keresahan mahasiswa tidak muncul dari ruang kosong. Meski demikian, Sheron berharap kampus memiliki sikap lebih tegas terhadap kebijakan pemerintah.

    Polemik spanduk UGM itu kini memicu perdebatan mengenai batas kebebasan berekspresi di lingkungan kampus dan ruang kritik terhadap pemerintah.

    • Baca juga: KA Jaka Tingkir Anjlok Usai Bersenggolan dengan KA Serayu di Pasar Senen
    BEM UGM Prabowo Gibran Sleman spanduk UGM UGM Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKA Jaka Tingkir Anjlok Usai Bersenggolan dengan KA Serayu di Pasar Senen
    Next Article IHSG Sempat Jatuh di Bawah 6.000, Purbaya Yakin Rebound ke 8.000
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Purbaya Belum Pastikan Efisiensi MBG, Anggaran Masih Dihitung Ulang

    Juni 15, 2026

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Rp1,22 Triliun Disetor ke Negara, Jaksa Agung Jawab Keraguan Publik

    Juni 15, 2026

    Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan

    Juni 15, 2026

    Hasil Pertemuan Kertanegara, Prabowo Perintahkan Data Investasi Dibuka

    Juni 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Purbaya Belum Pastikan Efisiensi MBG, Anggaran Masih Dihitung Ulang

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum memastikan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis…

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026
    Top Trending

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di Jakarta diwarnai banyak…

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Elke Büdenbender…

    Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Empat demonstrasi mahasiswa dan organisasi digelar di Jakarta Pusat pada…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?