“Kemampuan pakar hukum internasional di kawasan ASEAN masih harus ditingkatkan, terutama dalam penyelesaian sengketa hukum dan perdagangan internasional,“ ujar Ariawan saat dikukuhkan sebagai Profesor Hukum Internasional dan Hukum Bisnis di Malaysia pada Juli 2025.
Pernyataan itu berkaitan dengan meningkatnya tantangan hukum dan ekonomi lintas negara di kawasan ASEAN. Laporan ASEAN Investment Report 2024 mencatat integrasi ekonomi regional dan pertumbuhan investasi lintas negara terus meningkat, sehingga membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan analitis dan pemahaman global yang lebih kuat.
Mendorong Generasi Muda Lebih Kritis
Di tengah budaya instan media sosial, kepemimpinan intelektual dinilai tidak lagi cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga kemampuan memengaruhi pola pikir publik agar lebih kritis dan terukur. Perguruan tinggi dan tokoh muda profesional dipandang memiliki posisi strategis dalam membentuk cara pandang generasi baru terhadap pendidikan, profesi, dan arah pembangunan nasional.
Mengutip pernyataan Ariawan saat dinobatkan sebagai profesor termuda di Universitas Tarumanagara, Senin (24/7/2023), dia menekankan pentingnya arah hidup dan perencanaan jangka panjang kepada generasi muda.
“Di sini banyak anak-anak muda. Mungkin saya boleh sedikit sharing dan sedikit berpesan, mungkin bisa menjadi motivasi. Bukan berarti saya lebih baik, bukan. Tapi paling tidak saya ingin memberikan sedikit filosofi,” ujar dia.
Ariawan juga mengingatkan bahwa pencapaian profesional tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses dan konsistensi. “Saya dari keluarga sederhana sekali, saya punya mimpi. Tidak mudah, tapi harus juga punya road map, menata bagaimana mimpi itu bisa menjadi hebat. Itu membuat you can achieve your goal, you can achieve your dream,” katanya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan jumlah penduduk usia produktif Indonesia mencapai lebih dari 190 juta jiwa. Besarnya bonus demografi itu dinilai akan sangat ditentukan oleh kualitas berpikir generasi mudanya, terutama dalam menghadapi perubahan ekonomi digital, kompetisi global, dan derasnya arus informasi yang terus membentuk opini publik setiap hari.

