Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27
    • Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27
    • Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor
    • Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback
    • Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari
    • Serap 2,19 Juta Pekerja, Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539 Triliun
    • Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital
    • Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Selasa, Oktober 20
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Nasional»Bosan Nonton Pengkhianatan G30S/PKI? Ini 8 Film Dokumenter yang Buka Tabir Sisi Lain Kelamnya 1965
    Nasional

    Bosan Nonton Pengkhianatan G30S/PKI? Ini 8 Film Dokumenter yang Buka Tabir Sisi Lain Kelamnya 1965

    AyuBy AyuSeptember 30, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Sumber Foto: website/masasila
    Sumber Foto: website/masasila
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    JAKARTA – Saban 30 September, layar kaca kita hampir selalu dihiasi penayangan ulang film Pengkhianatan G30S/PKI. Namun, perlu diingat bahwa peristiwa berdarah tahun 1965 punya banyak sudut pandang yang tak kalah penting untuk disimak.

    Sejumlah sineas merangkum kisah nyata dari kacamata para penyintas, eksil politik yang terusir tanpa paspor, keluarga korban, hingga kesaksian blak-blakan dari para pelaku kekerasan. Menonton karya-karya ini bakal membuka wawasan kita tentang bagaimana dampak guncangan politik puluhan tahun lalu masih membekas hingga detik ini.

    Ringkasan 8 Dokumenter Sejarah 1965

    1. Eksil (2022)

    Sutradara Lola Amaria menyoroti nasib tragis para mahasiswa dan intelektual Indonesia yang sedang menimba ilmu di luar negeri saat gejolak 1965 meletus. Karena pergantian rezim, paspor mereka dicabut secara sepihak sehingga tidak bisa pulang dan kehilangan kewarganegaraannya.

    Menggabungkan wawancara mendalam, rekaman arsip, serta animasi pendek, film yang menyabet piala Dokumenter Panjang Terbaik di FFI 2023 ini memperlihatkan betapa beratnya hidup melayang-layang tanpa tanah air.

    2. You and I (2020)

    Karya Fanny Chotimah ini mengupas dampak sejarah dari sudut paling manusiawi. Cerita berfokus pada Kaminah dan Kusdalini, dua perempuan yang pertama kali berjumpa di dalam sel tahanan politik. Dari sanalah terjalin ikatan persahabatan erat yang bertahan lebih dari setengah abad.

    Baca Juga :  Misteri Koordinat Terakhir ATR 400 di Bantimurung, Helikopter H225M Caracal Sisir Hutan Sulawesi Lewat Udara

    Bukannya sibuk berdebat soal politik masa lalu, film ini justru memotret hari-hari tua mereka. Ada kehangatan, rasa sepi, serta trauma masa lalu yang harus mereka tanggung di tengah stigma masyarakat. Karya ini dianugerahi Dokumenter Panjang Terbaik FFI 2020.

    3. Shadow Play (2003)

    Ingin tahu pengaruh dinamika global terhadap tragedi 1965? Dokumenter garapan Chris Hilton ini mengupas tuntas keterlibatan kekuatan negara-negara Barat dan suasana Perang Dingin dalam peta politik Indonesia kala itu.

    Memanfaatkan tumpukan dokumen rahasia yang baru dideklasifikasi serta wawancara para tokoh kunci, Shadow Play menyajikan gambaran utuh tentang bagaimana perebutan kekuasaan nasional berkaitan erat dengan geopolitik dunia.

    4. Senyap / The Look of Silence (2014)

    Usai sukses dengan Jagal, sutradara Joshua Oppenheimer kembali lewat Senyap. Film ini mengambil sudut pandang Adi Rukun, seorang tukang kacamata yang kakaknya (Ramli) tewas dibantai pada gejolak 1965.

    Baca Juga :  Paskibraka 2026 Dikukuhkan, BPIP Siapkan Kejutan Formasi

    Dengan tenang namun berani, Adi mendatangi langsung para pembunuh kakaknya sembari memeriksa mata mereka, lalu meminta pengakuan atas tragedi masa lalu. Film ini memotret secara tajam rasa takut dan kepedihan keluarga korban yang dipaksa bungkam puluhan tahun.

    5. Jagal / The Act of Killing (2012)

    Karya fenomenal Joshua Oppenheimer ini membalik gaya dokumenter pada umumnya. Bukannya mewawancarai korban, Jagal justru memberi panggung kepada para mantan algojo pembantai massa di Sumatera Utara untuk menceritakan kembali aksi mereka.

    Secara mengejutkan, para pelaku dengan bangga merekonstruksi adegan pembunuhan lewat beragam genre film pilihan mereka sendiri. Hasilnya adalah sebuah tontonan yang amat ganjil, merinding, dan memperlihatkan bagaimana sebuah kejahatan kemanusiaan dipandang oleh pelakunya.

    6. Dokumenter BBC: “Tanpa Pelurusan Sejarah, Kami Tetap Merasa Tidak Aman”

    Dokumenter produksi BBC ini menelusuri jejak luka 1965 yang diwariskan ke generasi penerus. Cerita diangkat melalui penuturan anak-cucu korban, salah satunya Tatiana Lukman, putri dari pimpinan PKI M.H. Lukman.

    Baca Juga :  Pendidikan Gratis hingga Kuliah Masuk Tahap Hitung Biaya dan Kekuatan APBN

    Laporan ini membuka mata bahwa dosa politik masa lalu kerap kali menjadi beban sejarah yang harus dipikul oleh keturunan yang sama sekali tidak terlibat.

    7. Dokumenter BBC: “Saya Membunuh Terlalu Banyak Orang”

    Satu lagi dokumenter dari BBC yang menyejajarkan dua kesaksian ekstrem secara berdampingan. Di satu sisi ada penyintas yang selamat secara ajaib setelah dibuang ke jurang, sedangkan di sisi lain ada mantan anggota paramiliter yang mengaku telah mengeksekusi banyak orang.

    Konfrontasi narasi ini memperlihatkan betapa dalamnya jurang perbedaan pengalaman yang dirasakan oleh korban dan pelaku dalam satu peristiwa yang sama.

    8. Plantungan

    Sutradara Putu Oka Sukanta mengangkat kisah ketidakadilan yang dialami para tahanan politik perempuan Orde Baru, termasuk anggota Gerwani. Mereka diasingkan di Kamp Plantungan—sebuah bekas tempat penampungan penderita lepra di Kendal, Jawa Tengah.

    Melalui kesaksian para lansia mantan penghuni kamp, film ini membongkar getirnya masa penahanan hingga diskriminasi sosial yang tak kunjung hilang meski mereka telah dihirupkan udara bebas.

    Tampilan penuh:123
    Dokumenter Sejarah 1965 Film Alternatif G30S PKI Film Senyap dan Jagal Joshua Oppenheimer Sinopsis Film Eksil Lola Amaria
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLaga Hidup Mati Skuad Garuda! Rizky Ridho Buka Suara Soal Taktik John Herdman Tekuk Bangladesh
    Next Article Syuting Wednesday Season 3 Akhirnya Rampung! Kapan Jenna Ortega Sapa Penggemar Lagi?

    Berita Terkait

    Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari

    Oktober 20, 2026

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026

    Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan

    Oktober 19, 2026

    Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok

    Oktober 18, 2026

    Alhamdulillah! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Tapi …

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    AyuOktober 20, 2026

    JAKARTA – Pertemuan besar kembali terjadi antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona di laga fase…

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Top Trending

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Produk yang berkualitas belum tentu mampu menjangkau pasar yang…

    Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan percepatan pembelian kembali…

    Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pemerintah menaikkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?