Dukungan penuh dari Aurel ini muncul tak lama setelah suaminya angkat bicara dan meluruskan duduk perkaranya. Sebelumnya, Atta sudah membeberkan fakta sebenarnya di balik jepretan yang memicu spekulasi liar tersebut. Ia menjelaskan bahwa foto aslinya diambil ketika ia sedang menghadiri sebuah event besar yang mempertemukan banyak konten kreator internasional.
Sebagai figur publik, diajak foto bareng oleh kreator lain tentu adalah hal yang sangat lumrah. Sayangnya, ada pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja memanipulasi momen tersebut untuk menjatuhkan namanya.
“Event ini mengundang banyak kreator dari berbagai negara. Kalau ada kreator yang minta foto itu biasa. Tapi kalau fotonya diedit AI seolah-olah berciuman sampai menggiring opini, itu sudah jadi fitnah. :)” tegas Atta Halilintar.
Bahaya Hoaks Visual di Era Digital
Kejadian yang menimpa keluarga kecil ini kembali menyadarkan kita tentang bagaimana canggihnya teknologi kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi pedang bermata dua. Kalau jatuh ke tangan yang salah, sebuah foto biasa bisa diubah sedemikian rupa menjadi hoaks visual yang sangat menyesatkan publik.
Untungnya, klarifikasi cepat dari pihak Atta dipadukan dengan respons suportif dari Aurel sukses meredam gosip sebelum semakin liar. Kasus ini bisa jadi pengingat buat kita semua agar lebih cerdas bermedia sosial dan tidak gampang termakan fitnah, apalagi kalau buktinya cuma bersumber dari editan yang tidak jelas asal-usulnya.

