“Program pendampingan bukan sekadar pelengkap. Mentorship menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis, memperkuat karakter kewirausahaan, sekaligus menjadi mitra diskusi,” ujar Agus.
Sementara itu, Kepala BPIFK Dickie Sulistya Apriliyanto mengatakan CBI 2026 akan membekali peserta dengan materi mengenai penguatan sistem operasional, peningkatan proses bisnis, penyusunan standar operasional, pengendalian kualitas, hingga identifikasi hambatan produksi.
Program tersebut diawali dengan kick off yang diikuti sekitar 250 peserta secara daring dan luring. Pendaftaran dibuka hingga 14 Agustus 2026, kemudian peserta akan mengikuti seleksi administrasi dan wawancara. Sebanyak 20 IKM akan mengikuti pembelajaran daring, sedangkan delapan peserta terbaik akan melanjutkan pembelajaran luring di Bali.

