Jakarta, Rasional.co – Pertamina Patra Niaga menyiapkan tambahan pasokan 57,9 juta liter BBM untuk mempercepat pemulihan layanan di Bali. Perusahaan juga menyiagakan 108 mobil tangki dan menyiapkan tambahan 60 SPBU di Denpasar yang akan beroperasi selama 24 jam.
Tambahan pasokan tersebut dijadwalkan masuk secara bertahap melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran pada 14-17 Oktober 2026. Rinciannya terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax, berdasarkan jadwal kedatangan kapal yang disiapkan perusahaan.
Penguatan distribusi dilakukan dengan menyiagakan 108 mobil tangki, terdiri atas 99 unit yang disiapkan dalam posisi siaga dan sembilan unit melalui skema spot charter. Armada tersebut didukung 465 Awak Mobil Tangki (AMT), termasuk 365 personel siaga dan 100 personel perbantuan lintas daerah.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk mempercepat penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU. Perusahaan juga mengoperasikan Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis selama 24 jam guna mendukung kelancaran distribusi.
Pertamina Tambah SPBU Beroperasi 24 Jam
Selain memperkuat pasokan dan distribusi, Pertamina Patra Niaga memperluas jam pelayanan SPBU di Denpasar. Dari sebelumnya 24 SPBU yang beroperasi selama 24 jam, perusahaan menyiapkan tambahan 60 SPBU dengan jam pelayanan yang sama.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan mengintensifkan koordinasi lintas fungsi dan mengerahkan sumber daya untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Upaya tersebut mencakup penguatan pasokan, penambahan jam operasional, serta dukungan personel dan armada distribusi.
Penguatan personel dilakukan melalui penambahan operator SPBU cadangan dan koordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan operasional. Perusahaan juga menyiapkan pengemudi mobil tangki cadangan agar distribusi tetap berjalan dengan memperhatikan kebutuhan istirahat pengemudi dan keselamatan kerja.
Pertamina Patra Niaga turut mengalihkan sebagian armada mobil tangki dari Banyuwangi ke Bali. Dukungan personel dari Jakarta juga dikerahkan untuk memperkuat koordinasi operasional, distribusi, penjualan, dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
Untuk membantu mengurai antrean, perusahaan mengupayakan optimalisasi layanan motoris BBM bagi pengguna kendaraan roda dua sesuai ketentuan operasional dan keselamatan. Informasi mengenai ketersediaan pasokan dan layanan SPBU disampaikan melalui akun Instagram resmi @pertaminabali.
Pertamina Patra Niaga menyatakan terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Perusahaan mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti informasi resmi mengenai ketersediaan pasokan serta layanan SPBU di Bali.

