JAKARTA – Unit emo jagoan Tanah Air, for Revenge, baru saja melepas single teranyar mereka yang diberi judul “Museum Duka” pada Jumat ini. Nggak sendirian, kali ini mereka menggandeng drummer Teguh Prakoso alias Tepe dan musisi nyentrik Reza Oktovian (YB atau Reza Arap) buat bikin kolaborasi yang beneran pecah.
Awal Mula Terciptanya Single Kolaborasi “Museum Duka”
Usut punya usut, proyek bareng ini bermula dari hal yang nggak disengaja. Moch Boniex Nurwega, sang vokalis, cerita kalau ide kolaborasi ini muncul setelah momen seru saat mereka manggung bareng bawain “Serana” dan “Penyangkalan” di salah satu festival musik. Dari panggung, energinya ternyata bablas sampai ke studio.
“Tepe tuh emang udah beberapa kali bantuin kita jadi drummer. Sejujurnya, kalau nggak ada kehadiran Tepe, kayaknya pertemuan for Revenge dan YB nggak bakal pernah kejadian,” ungkap Boniex.
Dia juga nambahin kalau bisa menyatukan karakter for Revenge, YB, dan Tepe di satu trek adalah tantangan yang lumayan tricky tapi jadi sebuah kehormatan besar buat mereka.
Makna Mendalam di Balik Lirik Lagu “Museum Duka”
Buat urusan dapur rekaman, lirik “Museum Duka” digarap keroyokan oleh Boniex dan YB, sementara gebukan drum pastinya dieksekusi dengan ciamik oleh Tepe. Makna lagunya? Dalem banget.
Menurut Boniex, tiap orang pasti punya ‘Museum Duka’ versinya sendiri—semacam ruang rahasia di kepala untuk menyimpan memori, wajah masa lalu, atau bahkan versi diri kita yang dulu sempat kita kenal lekat. Lewat single ini, mereka bertiga pengen mengajak pendengarnya buat berdamai sama yang namanya kehilangan.
“Duka itu bukan berarti kita harus lupa, tapi lebih ke gimana cara kita belajar ikhlas melepaskan tanpa harus mematikan kenangan itu sendiri,” tegas Boniex.
Sejalan dengan sang vokalis, YB juga merasa kalau lagu ini ibarat brankas pribadi. “Lagu ini bukan cuma cerita soal gue atau for Revenge doang. Kita pengen mewakili siapa aja di luar sana yang juga lagi ngerasain pahitnya kehilangan,” tambah YB.
YB Turun Tangan Sutradarai Video Musik “Museum Duka”
Totalitas tanpa batas, YB nggak cuma sekadar nyumbang suara dan bars lirik. Dia ternyata juga turun gunung mengisi kursi sutradara buat video musik (MV) “Museum Duka”.
Dalam mengeksekusi visualnya, YB duet bareng sutradara Muhammad Fiqih Firdaus untuk memastikan pesan emosional dari lagu ini tersampaikan dengan sempurna ke mata penonton. Hasilnya? Visual estetis yang pastinya siap bikin suasana galau kalian makin maksimal.

