JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengambil langkah tegas untuk menjinakkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Guna mengoptimalkan penanganan api sekaligus menjaga keselamatan para pemelihara alam dan wisatawan, pemerintah resmi menutup sementara sembilan taman nasional yang masuk dalam zona risiko tinggi.
Alasan Penutupan Sembilan Taman Nasional Rawan Karhutla
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa penutupan ini krusial agar fokus dan armada pemadam tidak terpecah. Langkah cepat ini diprioritaskan untuk mengamankan kawasan konservasi serta mencegah insiden berbahaya bagi pengunjung. Kebijakan ini disosialisasikan lebih awal kepada masyarakat sebelum surat edaran resmi diterbitkan.
“Penutupan ini bukan untuk menghalangi niat para pendaki atau wisatawan menikmati alam, melainkan demi keselamatan bersama serta efektivitas pengendalian karhutla,” ujar Raja Juli Antoni saat memberikan keterangan di Palembang.
Ia juga mencontohkan insiden di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, di mana situasi darurat sempat membuat sekitar 170 pendaki terjebak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat.
daftar Taman Nasional yang Ditutup dan Dibuka Terbatas
Daftar 9 Taman Nasional yang Ditutup Sementara
- Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (khususnya jalur pendakian Gunung Semeru)
- Taman Nasional Kerinci Seblat
- Taman Nasional Gunung Ciremai
- Taman Nasional Tambora
- Taman Nasional Manusela
- Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya
- Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
- Taman Nasional Gunung Leuser
- Taman Nasional Lorentz (jalur tertentu)
Daftar Kawasan Konservasi dengan Akses Pembukaan Terbatas
- Taman Nasional Gunung Rinjani
- Taman Nasional Gunung Merbabu
- Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro)
- Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Strategi Pemadaman dan Kendala Armada Water Bombing
Kebakaran di area konservasi menyedot daya dan armada penanganan secara signifikan. Sejumlah helikopter water bombing yang sejatinya difokuskan untuk menangani karhutla di enam provinsi prioritas harus dialihkan (deployed) ke titik-titik kebakaran taman nasional. Penutupan sementara ini diharapkan mampu memulihkan konsentrasi tim pemadam dan memaksimalkan penggunaan armada air di wilayah prioritas utama.

