Jakarta, Rasional.co – Peraih emas Olimpiade panjat tebing Veddriq Leonardo membidik medali emas nomor speed perorangan pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Veddriq. Meski telah menjadi juara Olimpiade, atlet asal Pontianak itu belum pernah meraih emas Asian Games dari nomor speed perorangan.
Prestasi terbaik Veddriq di nomor tersebut adalah medali perunggu pada Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok.
“Kalau saya target pribadi ya pasti pengin medali emas di Asian Games, mewakili Indonesia di kategori speed,” kata Veddriq dalam acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.
Veddriq bukan tanpa pengalaman meraih medali di Asian Games. Pada nomor speed relay beregu, dia pernah mempersembahkan medali emas pada Asian Games 2018 dan medali perak pada edisi 2022.
Namun, capaian tersebut belum membuat atlet berusia 29 tahun itu puas. Setelah meraih emas Olimpiade, Veddriq masih ingin menambah prestasi dan kembali mengibarkan Merah Putih melalui panjat tebing.
“Selama masih bisa berprestasi dan dengan kondisi yang ideal, saya akan usahakan,” ujarnya.
Dalam persiapan menghadapi Asian Games 2026, Veddriq mengatakan tidak menjalani latihan khusus. Dia tetap menjalani pola latihan seperti biasa bersama rekan-rekannya.
Namun, latihan saat ini lebih diarahkan pada aspek teknik dengan memperbanyak pengulangan. Fokus tersebut ditujukan agar pemanjatan berlangsung lebih halus, rapi, dan konsisten.
Veddriq mengaku tidak menemukan kendala dalam proses latihan. Meski demikian, dia bersama tim lebih berhati-hati menjaga performa karena risiko cedera menjadi perhatian menjelang kompetisi.
“Kalau kendala saat latihan tidak ada. Mungkin dari proses berlatih kami sedikit lebih menjaga performa, karena ada risiko cedera, apalagi menjelang Asian Games ini, jadi agak riskan,” jelasnya.
Waspadai Jepang dan Tiongkok
Dalam persaingan panjat tebing Asian Games 2026, Veddriq menilai Jepang dan Tiongkok sebagai dua negara yang perlu diwaspadai.
Jepang memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, sementara Tiongkok dinilai Veddriq sebagai salah satu negara yang paling dominan dalam cabang olahraga panjat tebing.
“Itu salah satu saingan terberat untuk Indonesia,” tegasnya.
Bagi Veddriq, Asian Games 2026 menjadi kesempatan untuk mengejar emas yang belum pernah diraihnya pada nomor speed perorangan. Target tersebut sekaligus menjadi tantangan baru setelah sebelumnya mencapai puncak prestasi dengan meraih medali emas Olimpiade.

