JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mempersilakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berkeliling Indonesia. Namun, dia meminta Jokowi menunjukkan ijazah Jokowi kepada publik agar masyarakat memperoleh keyakinan mengenai keaslian dokumen tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Djarot saat ditemui di sela acara Pembekalan dan Bimbingan Teknis DPRD Fraksi PDIP di kawasan Jakarta Utara, Sabtu(30/5/26). Menurut dia, tidak ada pihak yang dapat melarang Jokowi melakukan perjalanan atau menemui masyarakat di berbagai daerah.
“Jadi silakan aja beliau keliling kemana pun, bebas ya. Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan untuk supaya masyarakat betul-betul yakin ya bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan aja ijazahnya,” ujar Djarot.
Dia menegaskan permintaannya tersebut bertujuan agar polemik yang berkembang di tengah masyarakat dapat dijawab secara terbuka. Menurut Djarot, langkah tersebut akan memberikan kepastian kepada publik mengenai persoalan yang selama ini menjadi perbincangan.
Ijazah Jokowi Jadi Sorotan Djarot
Dalam kesempatan itu, Djarot kembali menekankan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan rencana Jokowi mengunjungi berbagai daerah di Indonesia. Dia menilai kegiatan tersebut merupakan hak setiap warga negara.
Meski demikian, dia berharap persoalan ijazah Jokowi dapat dijelaskan secara langsung kepada masyarakat. Dengan demikian, tidak ada lagi keraguan yang berkembang terkait dokumen pendidikan mantan presiden tersebut.
Pernyataan Djarot muncul di tengah rencana Jokowi yang disebut akan melakukan perjalanan ke sejumlah daerah. Namun, Djarot memilih menyoroti pentingnya keterbukaan kepada masyarakat mengenai isu yang selama ini menjadi perhatian publik.
PDIP Mengaku Tetap Solid
Selain menyinggung persoalan ijazah, Djarot juga menanggapi kemungkinan dampak politik dari aktivitas Jokowi di berbagai wilayah. Dia menegaskan PDI Perjuangan tidak merasa khawatir dengan rencana tersebut.
Menurut Djarot, kader partai di tingkat akar rumput justru akan semakin solid apabila Jokowi berkeliling daerah. Karena itu, dia menilai tidak ada alasan bagi partainya untuk merasa gentar.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan sikap PDIP terhadap dinamika politik yang berkembang menjelang berbagai agenda politik ke depan. Di sisi lain, Djarot kembali menekankan bahwa persoalan ijazah Jokowi sebaiknya dijelaskan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan kepastian dan tidak lagi mempertanyakan keasliannya.

