JAKARTA – Film Tanah Dayak karya Borneo Pictures siap mengguncang bioskop seluruh Indonesia dengan nuansa horor pada tahun 2026 mendatang.
Selain itu, sutradara Tarmizi Abka mengemas cerita berdasarkan kekayaan folklore asli dari tanah Kalimantan yang sangat kental.
Pelanggaran Pantangan Sakral
Oleh karena itu, alur cerita memfokuskan perhatian pada larangan adat di sebuah tempat kuno yang sangat sakral. Meskipun demikian, sekelompok reporter justru mengabaikan peringatan para tetua saat melakukan peliputan tentang peristiwa bersejarah Tragedi Sampit.
Selanjutnya, Tarmizi Abka menegaskan esensi dari konflik film ini melalui sebuah pernyataan yang cukup singkat dan padat.
“Mereka datang membawa kamera, namun mereka tidak membawa rasa hormat sama sekali terhadap budaya setempat,” tegas Tarmizi.
Teror Kasat Mata
Akibatnya, berbagai kejadian aneh mulai menghantui para pendatang tersebut setelah mereka nekat melanggar aturan-aturan adat yang berlaku. Kemudian, teror kasat mata terus mengancam nyawa mereka satu per satu tanpa memberikan kesempatan untuk melarikan diri.
Sementara itu, produser Andri Aan mengajak aktor berbakat seperti Yama Carlos, Mang Ucup, hingga Hana Gladis untuk memperkuat akting. Akhirnya, penonton akan menyaksikan perjalanan pulang yang penuh maut karena tidak semua karakter berhasil selamat dari kutukan tersebut.

