PATI – Kiai Ashari diduga melarikan diri setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Polda Jawa Tengah kini terus memburu tersangka karena dia tidak memenuhi panggilan penyidik dan tidak berada di kediamannya.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan penyidik sudah memanggil tersangka untuk menjalani pemeriksaan. Namun, yang bersangkutan tidak hadir dan diduga meninggalkan wilayah Jawa Tengah.
“Kemarin sudah dilakukan pemanggilan, namun yang bersangkutan tidak hadir. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa yang bersangkutan tidak berada di tempat dan diduga berada di luar wilayah Jawa Tengah. Semoga pengejaran ini dapat membuahkan hasil dan yang bersangkutan segera tertangkap,” kata Artanto.
Pengejaran Kiai Ashari
Tim kepolisian saat ini terus menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian tersangka. Polisi juga memperkuat koordinasi lintas wilayah untuk mempercepat proses pencarian.
Penyidik memastikan akan langsung menangkap dan menahan tersangka setelah menemukan keberadaannya. Polisi menilai proses hukum harus segera berjalan karena kasus tersebut menyita perhatian publik.
Kasus ini mendapat sorotan luas setelah muncul dugaan korban mencapai puluhan santriwati. Penyidik kini terus memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperkuat berkas perkara.
Sejumlah warga di sekitar pondok pesantren mengaku aktivitas di lingkungan pondok mulai berhenti sejak kasus itu mencuat. Area pondok juga terlihat jauh lebih sepi dibanding hari-hari sebelumnya.
Baca juga: Subsidi Kendaraan Listrik 200 Ribu Unit Mulai Juni 2026
Kondisi Pondok Pesantren Sepi
Warga menyebut para santri sudah jarang terlihat beraktivitas di area pesantren. Beberapa bagian pondok bahkan tampak tertutup sejak aparat mulai melakukan penyelidikan.
Situasi tersebut memperkuat dugaan bahwa tersangka sudah meninggalkan lokasi sebelum polisi datang untuk pemeriksaan lanjutan. Aparat juga terus menerima informasi dari masyarakat terkait kemungkinan lokasi persembunyian pelaku.
Polda Jawa Tengah meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui keberadaan tersangka. Polisi menegaskan penanganan kasus ini menjadi prioritas karena menyangkut dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati.
Hingga saat ini, penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi lain. Polisi berharap pengejaran terhadap Kiai Ashari segera membuahkan hasil agar proses hukum dapat berjalan maksimal.

