Jakarta – Juventus berpeluang besar menyamai perolehan poin AC Milan di posisi ketiga klasemen sementara saat menjamu Verona di Allianz Stadium, Turin.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 17.00 waktu UK ini menjadi momentum krusial bagi Bianconeri untuk memperkokoh posisi di zona Liga Champions menyusul kekalahan telak AC Milan dari Sassuolo.
Skuad asuhan Luciano Spalletti membawa modal impresif dengan catatan tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir di liga.
Meski menghadapi lawan yang sudah dipastikan terdegradasi, konsistensi lini pertahanan menjadi sorotan utama setelah Juventus hanya kebobolan satu gol dalam tujuh laga terakhir. Kehadiran kembali Kenan Yildiz di lini depan diharapkan mampu menambah daya dobrak tim untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Peringatan Spalletti: Kolektivitas di Atas Segalanya
Pelatih kepala Juventus, Luciano Spalletti, memberikan peringatan keras agar tim tidak terjebak dalam rasa percaya diri berlebihan. Spalletti menekankan bahwa kualitas individu tidak akan berarti tanpa kerja sama tim yang solid di atas lapangan.
“Bahaya yang kita hadapi adalah menjadi 11 pemain hebat daripada menjadi tim yang hebat. Olahraga adalah kompetisi harian, maka setiap pemain harus selalu mencari cara baru untuk menghadapi tantangan,” tegas Spalletti.
Kembalinya Kenan Yildiz dan Strategi Formasi 3-4-3
Dalam skema taktik malam ini, Spalletti menerapkan formasi 3-4-3 dengan menempatkan Kenan Yildiz sebagai starter setelah dinyatakan pulih dari cedera. Yildiz akan bahu-membahu bersama Jonathan David untuk membongkar pertahanan lawan.
Sementara itu, Dusan Vlahovic dan Jeremie Boga memulai laga dari bangku cadangan karena kondisi fisik yang belum mencapai level maksimal. Spalletti menilai kehadiran Yildiz memberikan energi positif bagi moral tim dalam upaya terus menekan posisi AC Milan di papan atas.

