Jakarta – Garudayaksa FC memastikan satu tempat di kompetisi Liga 1 Super League musim depan setelah menumbangkan Persikad dengan skor meyakinkan 3-1. Pertandingan penentu yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (2/5) ini, sekaligus menjadi panggung pembuktian kualitas pelatih lokal, Widodo C Putro, di tengah tren penggunaan juru taktik asing dalam sepak bola nasional.
Dominasi Taktik dan Mentalitas Juara
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Garudayaksa FC sebagai juara Grup A yang berhak atas tiket promosi otomatis. Meski sempat mencetak gol cepat, lini pertahanan tim sempat goyah hingga Persikad mampu memberikan perlawanan sengit.
Namun, perubahan strategi dan instruksi pressing ketat pada babak kedua berhasil mengembalikan kendali permainan ke tangan anak asuh Widodo C Putro.
“Manajemen, pemain, dan tim pelatih bekerja keras untuk hasil ini. Kami sempat kehilangan fokus setelah gol pertama, namun penyesuaian taktik di babak kedua sukses mengunci kemenangan,” ujar Widodo C Putro dalam keterangan resminya.
Pesan Kuat untuk Pelatih Lokal
Keberhasilan ini membawa pesan mendalam mengenai proses dan dedikasi juru taktik dalam negeri. Widodo menekankan bahwa pencapaian besar memerlukan perjalanan panjang dari level terbawah guna membangun mentalitas yang kuat sebelum mengarungi ketatnya persaingan di kasta tertinggi.
“Bukan berarti saya sok jago, tetapi mungkin kita bisa mulai dari yang bawah dulu, bukan langsung ke tim tinggi. Bertahan dan berproses dari tim terendah, sehingga nanti bisa memberikan hasil maksimal saat berada di Liga 1,” tegas Widodo.
Usai mengamankan tiket promosi, fokus Garudayaksa FC kini beralih sepenuhnya ke laga final perebutan trofi Liga 2. Tim kebanggaan ini menunggu pemenang dari Grup B, antara PSS Sleman atau Persipura Jayapura, untuk menentukan siapa yang layak menyandang gelar juara sejati musim ini.

