Jakarta – Kantor Kejaksaan Wilayah Ventura resmi mendakwa penyanyi pop legendaris, Britney Spears, atas dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan (DUI) di California, Amerika Serikat, Kamis (30/4). Dakwaan pelanggaran ringan ini muncul setelah kepolisian menghentikan kendaraan sang diva pada awal Maret lalu.
Laporan The Hollywood Reporter mengonfirmasi bahwa penyanyi lagu “Toxic” tersebut mengonsumsi alkohol dan setidaknya satu jenis zat terlarang saat berada di balik kemudi. Meski dakwaan telah resmi dibacakan, perwakilan hukum Spears belum memberikan pernyataan terbuka mengenai langkah pembelaan yang akan diambil.
Mekanisme Persidangan dan Tawaran Jaksa
Sidang perdana perkara ini akan berlangsung pada Senin mendatang. Berdasarkan aturan hukum di California, Spears tidak memiliki kewajiban untuk hadir secara fisik di ruang sidang karena statusnya sebagai terdakwa pelanggaran ringan. Tim pengacara akan mewakili kepentingan hukum sang bintang pop di hadapan hakim.
Jaksa penuntut menyatakan bahwa kasus ini mengikuti protokol standar bagi pelanggar pertama yang tidak memiliki catatan kecelakaan atau cedera. Kantor Kejaksaan memberikan peluang bagi Spears untuk mengakui perbuatan mengemudi sembrono demi mendapatkan keringanan hukuman.
“Jenis penyelesaian ini umum, terutama ketika terdakwa menunjukkan motivasi diri untuk mengatasi masalah mendasar melalui rehabilitasi atau program perawatan narkoba dan alkohol,” tulis pernyataan resmi Kantor Kejaksaan Wilayah Ventura.
Upaya Rehabilitasi dan Dukungan Keluarga
Jika menerima kesepakatan tersebut, Spears akan menjalani masa percobaan selama 12 bulan dan wajib menyelesaikan program edukasi pelanggaran lalu lintas. Selain itu, denda materiil dan biaya perkara tetap menjadi kewajiban yang harus dibayar kepada negara.
Pihak keluarga dan manajemen mengonfirmasi bahwa Spears telah secara sukarela masuk ke fasilitas rehabilitasi pada awal bulan ini. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan upaya perbaikan kesehatan mental sang artis.
“Semoga ini bisa menjadi langkah awal dari perubahan yang sudah lama diperlukan dalam hidup Britney. Mudah-mudahan, dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dia butuhkan selama masa sulit ini,” ujar perwakilan Spears.

