Jakarta – Mantan pelatih legendaris Liverpool, Jurgen Klopp, dilaporkan resmi menolak tawaran melatih dari raksasa Eropa, Real Madrid dan Manchester United, demi mempertahankan posisinya sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull.
Meski spekulasi kembalinya pria berusia 58 tahun itu ke pinggir lapangan terus menguat, Klopp menegaskan dirinya lebih menikmati peran strategis di balik layar dibandingkan tekanan intensitas manajemen klub. Keputusan ini mematahkan rumor yang menyebutkan bahwa manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, akan menggusur posisinya di struktur organisasi Red Bull.
Klopp Ogah Lepas Jabatan Strategis
Rumor mengenai kembalinya Klopp ke dunia kepelatihan sempat memanas setelah raksasa La Liga dan Premier League dikabarkan mencari sosok pemimpin baru. Namun, pakar transfer Pete O’Rourke menegaskan bahwa pria asal Jerman tersebut sama sekali tidak mempertimbangkan untuk meninggalkan proyek besarnya bersama brand minuman berenergi tersebut.
“Saya rasa sangat kecil kemungkinan hal seperti itu akan terjadi. Klopp tampaknya bahagia dengan perannya saat ini di Red Bull dan Red Bull pun bahagia dengannya,” ujar O’Rourke dalam wawancara eksklusif dengan Football Insider.
Patahkan Rumor Suksesi Oliver Glasner
Selain menepis ketertarikan dari klub luar, pihak internal juga membantah adanya pergantian posisi dengan Oliver Glasner. Walaupun Glasner memiliki hubungan historis yang kuat dengan jaringan Red Bull, Klopp tetap menjadi sosok sentral yang tidak akan digoyahkan dalam waktu dekat.
“Para petinggi Red Bull membantah anggapan bahwa Jurgen Klopp bisa meninggalkan posisinya di sana dan berpotensi kembali ke dunia kepelatihan. Tidak ada indikasi bahwa ada tekanan bagi Klopp untuk keluar,” tambah O’Rourke.

