Jakarta – Bayangkan duduk santai dengan secangkir kopi, jemari menari di atas kibor, bersiap meracik warna kulit jok dan pilihan pelek untuk Porsche 718 impian di situs resmi. Namun, alih-alih melihat visual mobil sport yang memukau, layar justru menampilkan pesan dingin “Unavailable for configuration”.
Ya, Kesempatan untuk mendesain unit baru secara personal telah menguap. Porsche secara resmi menarik 718 Cayman dan Boxster dari daftar pesanan khusus, meninggalkan para penggemar dalam tanda tanya besar tentang masa depan sang legenda di era elektrifikasi yang penuh ketidakpastian.
Dilema Setrum dan Peminat yang Lesu
Langkah menutup buku pesanan ini menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Stuttgart tersebut sedang mempersiapkan generasi penerus. Meski awalnya Porsche sangat berambisi membawa platform 718 ke ranah Electric Vehicle (EV), laporan terbaru menunjukkan adanya keraguan internal.
Melemahnya permintaan global terhadap mobil listrik dan ancaman tarif impor di Amerika Serikat memaksa Porsche berhitung ulang.
“Model konfigurator kini menunjukkan status tidak tersedia untuk konfigurasi,” lapor pihak internal terkait penutupan pesanan baru tersebut. Kondisi ini membuat konsumen di Amerika Serikat hanya bisa membeli unit yang sudah tersedia di inventaris diler (ready stock) tanpa bisa memilih spesifikasi khusus lagi.
Mengejar Fleksibilitas Mesin Bensin
Ketidakpastian ini memunculkan rumor bahwa Porsche kemungkinan akan memodifikasi platform EV miliknya agar tetap bisa menampung mesin pembakaran internal (combustion engine). Strategi ini serupa dengan apa yang diterapkan pada model Macan dan Cayenne untuk menjaga pangsa pasar jika peminat mobil listrik terus merosot.
Langkah Porsche ini pun diprediksi akan berdampak domino pada Audi. Mengingat 718 listrik direncanakan berbagi arsitektur dengan mobil sport masa depan Audi—yang sempat dipratinjau melalui Concept C—setiap perubahan drastis pada pengembangan Porsche akan menentukan nasib saudara satu grupnya tersebut. Di tengah hilangnya insentif pajak EV sebesar $7.500 di pasar Amerika, Porsche kini berada di persimpangan jalan: terus melaju dengan baterai atau kembali memeluk raungan mesin bensin.

