Jakarta – Mercedes-AMG resmi mengonfirmasi kembalinya lini legendaris Black Series sebagai jawaban atas permintaan konsumen setianya yang menginginkan performa radikal di lintasan balap.
Pengumuman ini muncul di tengah langkah strategis perusahaan yang mulai meninggalkan mesin empat silinder hibrida dan kembali menyematkan mesin enam silinder pada model terbaru GLC 53.
CEO Mercedes-AMG, Michael Schiebe, menegaskan bahwa mempertahankan warisan Black Series merupakan sebuah kewajiban moral bagi merek asal Jerman tersebut untuk terus menghadirkan kendaraan dengan standar performa tertinggi di masa depan.
Performa Radikal Sebagai Identitas Utama
Keputusan untuk menghidupkan kembali lencana Black Series bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan upaya menjaga integritas performa Mercedes-AMG. Schiebe menjelaskan bahwa setiap model yang menyandang nama tersebut harus mampu melampaui standar kendaraan sport konvensional. Kehadiran lini ini akan menjadi pembeda yang jelas bagi konsumen yang memprioritaskan kecepatan murni di atas segalanya.
“Kami telah sangat sukses dengan lini ini. Ini adalah merek yang sangat kuat, sebuah kewajiban. Jika ingin mengembangkan Black Series, maka mobil tersebut harus benar-benar meyakinkan dalam hal performa. Mobil itu harus radikal,” ujar Michael Schiebe dalam wawancaranya dengan Car and Driver.
Diferensiasi Strategis Antara Black Series dan Mythos
Selain Black Series, Mercedes juga tengah mengembangkan lini “Mythos” yang menyasar kolektor mobil ultra-eksklusif. Kendati kedua lini tersebut menawarkan harga selangit dan kecepatan luar biasa, Mercedes-AMG menetapkan batasan yang jelas mengenai karakter masing-masing produk. Sementara Mythos lebih mengedepankan nilai seni dan eksklusivitas koleksi, Black Series tetap fokus pada ketajaman mekanis untuk penggunaan di sirkuit.
Transisi kepemimpinan dari Michael Schiebe ke Stefan Weckbach pada Juli mendatang diharapkan tetap menjaga momentum ini. Dengan rencana kehadiran Concept AMG GT Track Sport, para antusias otomotif memprediksi bahwa model tersebut akan menjadi kandidat kuat yang akan menyandang kembali lencana Black Series setelah terakhir kali muncul pada AMG GT tahun 2021.

