Jakarta – FC Barcelona resmi mengamankan jasa gelandang muda berbakat Fermin Lopez dengan memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2031. Langkah strategis ini diambil manajemen Blaugrana untuk memagari pemain berusia 22 tahun tersebut dari incaran klub-klub besar Liga Inggris, sekaligus memberikan apresiasi atas performa impresifnya di bawah asuhan Hansi Flick.
“Pekan lalu perpanjangan kontrak Fermin Lopez diumumkan dan pada Jumat pemain nomor punggung 16 resmi menandatangani kontrak baru yang akan membuatnya bertahan hingga 2031,” tulis pernyataan resmi klub melalui laman Barcelona.
Tolak Chelsea Demi Cetak Sejarah di Camp Nou
Keputusan Fermin untuk bertahan menjadi pukulan telak bagi Chelsea yang dikabarkan terus memantau situasinya sejak bursa transfer musim panas lalu. Meski mendapat godaan gaji besar dari London, jebolan akademi La Masia ini memilih loyalitas.
Sebagai bentuk penghargaan, Barcelona memberikan kenaikan gaji signifikan hingga 50 persen, namun tetap mempertahankan klausul rilis fantastis sebesar 500 juta euro (sekitar Rp8,5 triliun).
Fermin menegaskan bahwa ambisinya bersama Barcelona masih sangat besar dan belum mencapai titik jenuh.
“Saya tidak merasa sudah mencapai batas kemampuan. Usia saya baru 22 tahun dan saya sedang berada dalam performa yang bagus, tetapi saya ingin terus berkembang dan mencetak sejarah bersama Barca,” ujar Fermin Lopez.
Transformasi Emas dari Kasta Ketiga ke Tim Utama
Perjalanan karier Fermin tergolong fenomenal. Sempat terbuang ke klub kasta ketiga, Linares, pemain kelahiran El Campillo ini berhasil membuktikan kualitasnya hingga menjadi pilar penting di skuad utama. Musim ini, ia mencatatkan statistik luar biasa dengan torehan 10 gol dan 11 assist dari 28 penampilan, yang berarti ia berkontribusi pada gol setiap 83 menit.
“Saya belajar banyak di Linares dan Xavi mempercayai saya sejak awal. Sekarang saya lebih tenang di lapangan dan bisa mengambil keputusan dengan lebih baik. Hansi (Flick) memberi saya banyak kepercayaan dan membantu saya berkembang setiap hari,” pungkasnya.

