Jakarta – Sebuah mahakarya otomotif langka garapan Karl Kustoms yang memadukan sasis modern Chevrolet Corvette C6 dengan desain legendaris Stingray 1963 resmi berpindah tangan kepada pemilik baru dengan nilai transaksi mencapai $181.500 atau setara Rp2,8 miliar pada akhir Januari 2026.
Mobil yang hanya diproduksi sebanyak 10 unit ini menjadi pusat perhatian karena hanya mencatatkan jarak tempuh 104 mil pada odometer sejak pertama kali dirakit pada 2008.
Perpaduan Presisi Desain Klasik dan Performa Modern
Proses transformasi ini melibatkan tim teknisi dan fabrikator berpengalaman yang merekonstruksi desain split-window secara teliti di atas sasis Corvette C6. Menggunakan pengukuran presisi dan pengerjaan bodi khusus, mobil ini dibalut warna Riverside Red yang mencolok.
Meski eksteriornya membawa memori tahun 60-an, interior mobil tetap mempertahankan kemewahan paket trim 3LT tahun 2008, lengkap dengan heads-up display dan kontrol iklim zona ganda.
Sisi mekanis didukung oleh mesin V8 6,2 liter yang menghasilkan tenaga 436 horsepower. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan ke roda belakang yang menggunakan desain imitasi knock-off, memberikan sensasi berkendara autentik namun tetap bertenaga.
Nilai Investasi yang Terus Meroket
Meskipun desain split-window sempat memicu kontroversi pada peluncuran orisinalnya di tahun 1963 karena visibilitas yang terbatas, kini model tersebut menjadi buruan utama kolektor dunia.
Fenomena ini berdampak langsung pada nilai jual karya Karl Kustoms. Data pasar menunjukkan tren kenaikan harga yang signifikan; jika satu unit serupa terjual seharga $120.000 pada tahun 2024, angka terbaru yang menyentuh $181.500 membuktikan bahwa apresiasi terhadap mobil kustom berkualitas tinggi terus meningkat.

