Jakarta – Samsung Electronics bersiap meningkatkan standar pengisian daya nirkabel pada lini flagship terbarunya, Galaxy S26 Series lewat Samsung Magnet Wireless Charger dengan dukungan standar Qi2.2 berkecepatan hingga 25W.
Inovasi ini menandai lompatan besar bagi raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut setelah seri Galaxy S25 tahun lalu hanya mampu mentok di kecepatan 15W meski sudah menggunakan standar Qi2.
Inovasi Standar Qi2.2: Lebih Cepat dan Stabil
Kehadiran aksesori dengan nomor model EP-P2900BBEGWW ini pertama kali mencuat melalui bocoran gambar yang dibagikan oleh SamMobile. Perangkat ini mengusung standar Qi2.2 yang baru saja difinalisasi oleh Wireless Power Consortium (WPC).
Berbeda dengan generasi sebelumnya, standar ini memungkinkan output daya nirkabel mencapai 25W, yang secara signifikan memangkas waktu pengisian daya baterai tanpa kabel.
Desain charger ini tampil minimalis dengan bentuk cakram (puck) berwarna hitam yang dilengkapi kabel USB-C berbahan braided yang diklaim lebih tahan lama.
Penggunaan Case Magnetik
Meski membawa peningkatan kecepatan, Samsung memberikan catatan khusus terkait penggunaan aksesori ini pada perangkat Galaxy. Pengguna wajib menggunakan casing yang mendukung Qi2 dengan fitur Magnetic Power Profile (MPP) agar sistem magnetik dapat menempel secara presisi.
Selain ditujukan untuk jajaran Galaxy S26, charger magnetik ini tetap memiliki kompatibilitas luas. Perangkat ini dapat digunakan untuk mengisi daya iPhone 12 ke atas, Google Pixel 10, hingga HMD Skyline.
Namun, untuk model lama seperti Galaxy S25 series, kecepatan pengisian kemungkinan tetap akan dibatasi pada level 15W sesuai spesifikasi bawaan perangkat tersebut.

