Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana
    • Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang
    • Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026
    • Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?
    • Rp1,22 Triliun Disetor ke Negara, Jaksa Agung Jawab Keraguan Publik
    • Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan
    • Hasil Pertemuan Kertanegara, Prabowo Perintahkan Data Investasi Dibuka
    • Jelang 1 Muharram, Makna Hijrah Jadi Cermin Kepemimpinan Strategis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Senin, Juni 15
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Jagoan Star Wars Rick Famuyiwa Ternyata Dulu Tukang Jualan Narkoba via Bitcoin di Film Dope
    Lifestyle

    Jagoan Star Wars Rick Famuyiwa Ternyata Dulu Tukang Jualan Narkoba via Bitcoin di Film Dope

    AyuBy AyuJanuari 25, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Nama Rick Famuyiwa mungkin kini identik dengan galaksi nun jauh di sana berkat kontribusinya dalam semesta Star Wars. Sebagai sutradara, penulis, sekaligus produser eksekutif untuk The Mandalorian dan Ahsoka, Famuyiwa telah membuktikan kemampuannya mengelola waralaba raksasa. Namun, jauh sebelum ia berurusan dengan Grogu, nama Baby Yoda yang sempat tidak ia sukai, Famuyiwa adalah suara autentik bagi representasi pria kulit hitam di layar lebar.

    Perjalanannya dimulai lewat debut yang memukau pada tahun 1999 dengan film The Wood. Film yang berlatar di Inglewood, California ini mengeksplorasi kehidupan pria kulit hitam kelas menengah, sebuah perspektif yang sering kali diabaikan oleh industri Hollywood. Ia kemudian melanjutkan estafet karyanya lewat Brown Sugar (2002) dan komedi Our Family Wedding (2010).

    Karya Masterpiece: Transformasi Kutu Buku di ‘Dope’

    Puncak prestasi Famuyiwa hadir pada tahun 2015 melalui film Dope. Berbeda dengan stereotip film kriminal pada umumnya, Famuyiwa justru menyoroti kelompok “Black Geeks” atau kutu buku kulit hitam yang terjebak di lingkungan dengan tingkat kriminalitas tinggi.

    Tokoh utama kita, Malcolm (Shameik Moore), adalah remaja yang terobsesi dengan budaya hip-hop era 90-an dan bermimpi masuk Universitas Harvard. Namun, hidupnya berubah drastis setelah pengedar narkoba bernama Dom—diperankan oleh rapper A$AP Rocky dalam debut aktingnya—menyembunyikan barang haram di tas Malcolm.

    Alih-alih menyerah pada keadaan, Malcolm dan kawan-kawannya menggunakan kecerdasan milenial mereka untuk menjual narkoba tersebut melalui pasar gelap online dengan pembayaran Bitcoin.

    Kritikus film memuji keberanian Famuyiwa dalam mengaburkan batasan antara siswa berprestasi dan pelaku kriminal. “Punchline-nya adalah Malcolm merupakan kedua siswa tersebut; si peraih nilai A sekaligus pengedar di jalanan,” tulis pengamat film mengenai dualitas karakter Malcolm yang cerdas.

    Semesta Terpadu dan Dampak Budaya

    Menariknya, Famuyiwa menciptakan semesta sinematiknya sendiri. Karakter Stacey, seorang penjaga keamanan sekolah yang muncul di The Wood, kembali hadir dalam film Dope. Hal ini menunjukkan betapa detailnya Famuyiwa dalam membangun narasi yang berakar pada tanah kelahirannya, Inglewood.

    Meski sempat mendapat kritik karena dianggap menggunakan klise film kriminal tahun 90-an, banyak yang membela bahwa hal tersebut adalah bentuk satire yang sengaja dilakukan. Famuyiwa ingin menunjukkan bahwa karakter kutu buku sekalipun tetap “terjebak” secara sinematik dalam lingkungan mereka.

    Kini, setelah sukses besar di dunia televisi, karya-karya lama Famuyiwa kembali menjadi bahan perbincangan sebagai fondasi kuat bagi para bintang besar seperti Zoë Kravitz, Lakeith Stanfield, hingga Tyga.

    A$AP Rocky Bitcoin Black Cinema Film Dope Hollywood Inglewood Rick Famuyiwa Shameik Moore Star Wars The Mandalorian
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSam Raimi Incar Proyek Batman dan Ingin Kembali ke Film Hero
    Next Article Mau Karir Lancar? Coba Tiru Taktik Tissa Biani dan Baskara Mahendra di Film Komedi Ketawa Karir
    Ayu

    Related Posts

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Jelang 1 Muharram, Makna Hijrah Jadi Cermin Kepemimpinan Strategis

    Juni 14, 2026

    Warga Punya Waktu Lebih Panjang, CFD Jakarta Terapkan Jam Operasional Baru Mulai 7 Juni

    Juni 6, 2026

    7 Event Digelar Serempak di Kawasan GBK Akhir Pekan Ini, Jangan Sampai Terjebak Macet

    Juni 4, 2026

    “Aku Rindu Betul Sama Kalian”, Pesan Indro untuk Sahabat Warkop DKI

    Juni 4, 2026

    Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Elke Büdenbender tiba di Jakarta…

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    Juni 15, 2026
    Top Trending

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di Jakarta diwarnai banyak…

    Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Empat demonstrasi mahasiswa dan organisasi digelar di Jakarta Pusat pada…

    Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?

    By AINJuni 15, 2026

    JAKARTA – Kedatangan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, sebagai pelatih baru…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?