Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga

    September 3, 2026

    Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi

    September 3, 2026

    Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober

    September 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga
    • Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi
    • Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober
    • Deg-degan! Begini Kesan Andini & Kiki Sambut Prabowo di Vladivostok Rusia
    • Tok! RAPBN 2027: Ekonomi Ditarget Tumbuh 6%, Rupiah Rp17.500/USD
    • 80,6% Warga RI Sudah Online, Wamen Nezar Patria: Jadilah Pemain, Bukan Sekadar Pasar Digital
    • Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Kamis, September 3
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Jagoan Star Wars Rick Famuyiwa Ternyata Dulu Tukang Jualan Narkoba via Bitcoin di Film Dope
    Lifestyle

    Jagoan Star Wars Rick Famuyiwa Ternyata Dulu Tukang Jualan Narkoba via Bitcoin di Film Dope

    AyuBy AyuJanuari 25, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Nama Rick Famuyiwa mungkin kini identik dengan galaksi nun jauh di sana berkat kontribusinya dalam semesta Star Wars. Sebagai sutradara, penulis, sekaligus produser eksekutif untuk The Mandalorian dan Ahsoka, Famuyiwa telah membuktikan kemampuannya mengelola waralaba raksasa. Namun, jauh sebelum ia berurusan dengan Grogu, nama Baby Yoda yang sempat tidak ia sukai, Famuyiwa adalah suara autentik bagi representasi pria kulit hitam di layar lebar.

    Perjalanannya dimulai lewat debut yang memukau pada tahun 1999 dengan film The Wood. Film yang berlatar di Inglewood, California ini mengeksplorasi kehidupan pria kulit hitam kelas menengah, sebuah perspektif yang sering kali diabaikan oleh industri Hollywood. Ia kemudian melanjutkan estafet karyanya lewat Brown Sugar (2002) dan komedi Our Family Wedding (2010).

    Karya Masterpiece: Transformasi Kutu Buku di ‘Dope’

    Puncak prestasi Famuyiwa hadir pada tahun 2015 melalui film Dope. Berbeda dengan stereotip film kriminal pada umumnya, Famuyiwa justru menyoroti kelompok “Black Geeks” atau kutu buku kulit hitam yang terjebak di lingkungan dengan tingkat kriminalitas tinggi.

    Tokoh utama kita, Malcolm (Shameik Moore), adalah remaja yang terobsesi dengan budaya hip-hop era 90-an dan bermimpi masuk Universitas Harvard. Namun, hidupnya berubah drastis setelah pengedar narkoba bernama Dom—diperankan oleh rapper A$AP Rocky dalam debut aktingnya—menyembunyikan barang haram di tas Malcolm.

    Alih-alih menyerah pada keadaan, Malcolm dan kawan-kawannya menggunakan kecerdasan milenial mereka untuk menjual narkoba tersebut melalui pasar gelap online dengan pembayaran Bitcoin.

    Kritikus film memuji keberanian Famuyiwa dalam mengaburkan batasan antara siswa berprestasi dan pelaku kriminal. “Punchline-nya adalah Malcolm merupakan kedua siswa tersebut; si peraih nilai A sekaligus pengedar di jalanan,” tulis pengamat film mengenai dualitas karakter Malcolm yang cerdas.

    Semesta Terpadu dan Dampak Budaya

    Menariknya, Famuyiwa menciptakan semesta sinematiknya sendiri. Karakter Stacey, seorang penjaga keamanan sekolah yang muncul di The Wood, kembali hadir dalam film Dope. Hal ini menunjukkan betapa detailnya Famuyiwa dalam membangun narasi yang berakar pada tanah kelahirannya, Inglewood.

    Meski sempat mendapat kritik karena dianggap menggunakan klise film kriminal tahun 90-an, banyak yang membela bahwa hal tersebut adalah bentuk satire yang sengaja dilakukan. Famuyiwa ingin menunjukkan bahwa karakter kutu buku sekalipun tetap “terjebak” secara sinematik dalam lingkungan mereka.

    Kini, setelah sukses besar di dunia televisi, karya-karya lama Famuyiwa kembali menjadi bahan perbincangan sebagai fondasi kuat bagi para bintang besar seperti Zoë Kravitz, Lakeith Stanfield, hingga Tyga.

    A$AP Rocky Bitcoin Black Cinema Film Dope Hollywood Inglewood Rick Famuyiwa Shameik Moore Star Wars The Mandalorian
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSam Raimi Incar Proyek Batman dan Ingin Kembali ke Film Hero
    Next Article Mau Karir Lancar? Coba Tiru Taktik Tissa Biani dan Baskara Mahendra di Film Komedi Ketawa Karir
    Ayu

    Related Posts

    Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas

    Agustus 31, 2026

    Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhir Perjalanan Sang Legenda

    Agustus 31, 2026

    Sinopsis Series ‘Lovesick’ Ceritakan Cinta Bersemi saat Revolusi

    Agustus 31, 2026

    Sinopsis Film Dewi Siluman Ular: Taruhan Nyawa di Balik Perjanjian Gaib

    Agustus 31, 2026

    Film Bapakmu Kiper: Ketika Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam Demi Anak

    Agustus 31, 2026

    Orangutan Pingsan di Kebun Sawit Ketapang Akibat ASAP Karhutla, Tim Relawan Turun Tangan

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran direncanakan berkapasitas sekitar 55…

    Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi

    September 3, 2026

    Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober

    September 3, 2026
    Top Trending

    ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran direncanakan…

    Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Industri olahraga tidak hanya berkaitan dengan prestasi dan hiburan,…

    Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Indonesia membidik pasar wisatawan mancanegara (wisman) Taiwan yang masih…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?