Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Jagoan Star Wars Rick Famuyiwa Ternyata Dulu Tukang Jualan Narkoba via Bitcoin di Film Dope
    Lifestyle

    Jagoan Star Wars Rick Famuyiwa Ternyata Dulu Tukang Jualan Narkoba via Bitcoin di Film Dope

    AyuBy AyuJanuari 25, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Nama Rick Famuyiwa mungkin kini identik dengan galaksi nun jauh di sana berkat kontribusinya dalam semesta Star Wars. Sebagai sutradara, penulis, sekaligus produser eksekutif untuk The Mandalorian dan Ahsoka, Famuyiwa telah membuktikan kemampuannya mengelola waralaba raksasa. Namun, jauh sebelum ia berurusan dengan Grogu, nama Baby Yoda yang sempat tidak ia sukai, Famuyiwa adalah suara autentik bagi representasi pria kulit hitam di layar lebar.

    Perjalanannya dimulai lewat debut yang memukau pada tahun 1999 dengan film The Wood. Film yang berlatar di Inglewood, California ini mengeksplorasi kehidupan pria kulit hitam kelas menengah, sebuah perspektif yang sering kali diabaikan oleh industri Hollywood. Ia kemudian melanjutkan estafet karyanya lewat Brown Sugar (2002) dan komedi Our Family Wedding (2010).

    Karya Masterpiece: Transformasi Kutu Buku di ‘Dope’

    Puncak prestasi Famuyiwa hadir pada tahun 2015 melalui film Dope. Berbeda dengan stereotip film kriminal pada umumnya, Famuyiwa justru menyoroti kelompok “Black Geeks” atau kutu buku kulit hitam yang terjebak di lingkungan dengan tingkat kriminalitas tinggi.

    Tokoh utama kita, Malcolm (Shameik Moore), adalah remaja yang terobsesi dengan budaya hip-hop era 90-an dan bermimpi masuk Universitas Harvard. Namun, hidupnya berubah drastis setelah pengedar narkoba bernama Dom—diperankan oleh rapper A$AP Rocky dalam debut aktingnya—menyembunyikan barang haram di tas Malcolm.

    Alih-alih menyerah pada keadaan, Malcolm dan kawan-kawannya menggunakan kecerdasan milenial mereka untuk menjual narkoba tersebut melalui pasar gelap online dengan pembayaran Bitcoin.

    Kritikus film memuji keberanian Famuyiwa dalam mengaburkan batasan antara siswa berprestasi dan pelaku kriminal. “Punchline-nya adalah Malcolm merupakan kedua siswa tersebut; si peraih nilai A sekaligus pengedar di jalanan,” tulis pengamat film mengenai dualitas karakter Malcolm yang cerdas.

    Semesta Terpadu dan Dampak Budaya

    Menariknya, Famuyiwa menciptakan semesta sinematiknya sendiri. Karakter Stacey, seorang penjaga keamanan sekolah yang muncul di The Wood, kembali hadir dalam film Dope. Hal ini menunjukkan betapa detailnya Famuyiwa dalam membangun narasi yang berakar pada tanah kelahirannya, Inglewood.

    Meski sempat mendapat kritik karena dianggap menggunakan klise film kriminal tahun 90-an, banyak yang membela bahwa hal tersebut adalah bentuk satire yang sengaja dilakukan. Famuyiwa ingin menunjukkan bahwa karakter kutu buku sekalipun tetap “terjebak” secara sinematik dalam lingkungan mereka.

    Kini, setelah sukses besar di dunia televisi, karya-karya lama Famuyiwa kembali menjadi bahan perbincangan sebagai fondasi kuat bagi para bintang besar seperti Zoë Kravitz, Lakeith Stanfield, hingga Tyga.

    A$AP Rocky Bitcoin Black Cinema Film Dope Hollywood Inglewood Rick Famuyiwa Shameik Moore Star Wars The Mandalorian
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSam Raimi Incar Proyek Batman dan Ingin Kembali ke Film Hero
    Next Article Mau Karir Lancar? Coba Tiru Taktik Tissa Biani dan Baskara Mahendra di Film Komedi Ketawa Karir
    Ayu

    Related Posts

    Warga Punya Waktu Lebih Panjang, CFD Jakarta Terapkan Jam Operasional Baru Mulai 7 Juni

    Juni 6, 2026

    7 Event Digelar Serempak di Kawasan GBK Akhir Pekan Ini, Jangan Sampai Terjebak Macet

    Juni 4, 2026

    “Aku Rindu Betul Sama Kalian”, Pesan Indro untuk Sahabat Warkop DKI

    Juni 4, 2026

    Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

    Juni 1, 2026

    Asisten Pribadi YouTuber Diperiksa Bareskrim, Beli 20 Tabung Gas Tawa Whip Pink

    Mei 30, 2026

    Magma Entertainment Rilis ‘Badut Gendong’, Teror Baru Penguji Iman Ustaz Qodrat

    Mei 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) memverifikasi kinerja…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?