Jakarta – Bos Stellantis untuk merek Amerika Utara, Tim Kuniskis, memberikan angin segar sekaligus tantangan bagi para pecinta muscle car. Dalam wawancara terbaru di Detroit Auto Show, pria yang dijuluki “Pemuja Hemi” ini menyatakan bahwa jika Dodge harus menyuntikkan mesin V8 ke dalam Dodge Charger generasi terbaru dan pilihan tunggalnya hanyalah mesin Hellcat.
Kuniskis menegaskan bahwa menyertakan mesin Hemi standar sudah tidak lagi relevan.
“Satu-satunya cara yang masuk akal untuk menarik biaya tambahan dari opsi Hemi saat ini adalah dengan langsung menggunakan mesin Hellcat,” ungkapnya.
Dominasi Mesin Hurricane yang Sulit Tergeser
Alasan logis di balik pernyataan ini adalah performa mesin enam silinder segaris Hurricane 3.0-liter Twin-Turbo milik Dodge yang luar biasa. Mesin Hurricane mampu memuntahkan tenaga hingga 550 hp, jauh melampaui Hemi 5.7-liter yang “hanya” bertenaga 395 hp.
Bagi Dodge, menurunkan performa demi sekadar suara mesin V8 lama adalah langkah mundur. Oleh karena itu, hanya mesin supercharged 6.2-liter Hellcat yang secara teknis mampu menandingi atau melampaui efisiensi dan tenaga Hurricane.
Rumitnya Ruang Mesin dan Dilema Logistik
Namun, menghidupkan kembali V8 bukan perkara mudah seperti membalikkan telapak tangan. Dodge Charger terbaru menggunakan sistem all-wheel drive yang memakan banyak ruang di kompartemen mesin. Menambahkan mesin V8 yang besar akan meningkatkan kompleksitas teknis dan menambah bobot kendaraan yang sudah cukup berat.
Selain kendala teknis, Kuniskis mengkhawatirkan beban para dealer. Dengan 14 merek di bawah naungan Stellantis, dealer seringkali merasa kewalahan mengelola stok jika terlalu banyak opsi mesin. “Dealer bisa menyerah dan berkata ‘Cukup! Saya tidak bisa stok semuanya’,” jelas Kuniskis.
Keputusan Berdasarkan Data, Bukan Sekadar Emosi
Meskipun Kuniskis sukses mengembalikan opsi V8 pada truk Ram dalam waktu 10 bulan, tantangan pada lini sedan Charger jauh lebih besar. Saat ini, mayoritas pembeli lebih memilih mesin Hurricane yang lebih bertenaga dan efisien daripada memesan opsi V8 secara khusus.
Meski peluang Hellcat kembali masih “mungkin” terjadi, Dodge tetap fokus memastikan bahwa setiap mobil yang keluar dari pabrik memiliki nilai jual dan performa yang tak tertandingi di kelasnya.

