Jakarta – Casio memperluas lini jam tangan mewah G-Shock dengan meluncurkan seri MRG-B2100D-2A. Jam tangan ini mengadopsi desain ikonik seri 2100 yang mendapatkan sentuhan kemewahan khas lini MR-G.
Desain terbaru ini mengambil inspirasi dari Pagoda Lima Lantai di Gunung Haguro, Prefektur Yamagata, Jepang. Lokasi bersejarah ini terletak dekat dengan “pabrik induk” Casio, tempat lini MR-G diproduksi secara eksklusif.
Casio menyematkan warna indigo pekat pada bagian dial untuk mencerminkan suasana pagoda yang dikelilingi kabut pagi saat fajar. Warna biru tradisional ini, yang dikenal sebagai “hanada-iro”, mampu berubah warna secara halus tergantung pada sudut pandang dan cahaya.
Sesuai dengan ciri khas MR-G berbasis seri 2100, model ini mempertahankan bentuk oktagonal dengan pola dial yang terinspirasi dari Kigumi, teknik penyambungan kayu tradisional Jepang. Teknik ini menciptakan tekstur berlapis tiga dimensi yang elegan.
Dari sisi material, Casio menggunakan paduan titanium Ti64 untuk casing dan bezel, sementara bagian atas bezel terbuat dari Cobarion yang terkenal sangat keras dan mengilap.
Gelang jam tangan ini menggunakan material DAT55G, dan seluruh badan jam mendapatkan lapisan karbida titanium untuk ketahanan gores maksimal.
Fitur fungsional yang tersedia mencakup pengisian daya Tough Solar, sinkronisasi waktu radio Multi-Band 6, konektivitas Bluetooth ke ponsel pintar, kaca safir anti-reflektif, serta kalender otomatis penuh.
Di Jepang, MRG-B2100D-2AJR akan segera hadir pada Januari ini dengan harga 572.000 yen atau sekitar Rp56,5 juta.

