JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sangat penting bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam membaca kebutuhan pasar global.
Pengenalan teknologi digital mutakhir ini bertujuan mempercepat transformasi bisnis lokal menuju pasar internasional melalui pemanfaatan data akurat serta analitik mesin pencari modern.
“Kebetulan saya punya tim untuk bicara tentang AI. Saya lihat ini tempat bisa kalau bikin pelatihan AI anak-anak apalagi ada UMKM ya tadi,” ujar Rano saat berkunjung ke RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu.
Teknologi AI membantu pelaku UMKM memetakan potensi pasar suatu produk, termasuk pasar luar negeri melalui pengumpulan data seketika. Rano mencontohkan produk makanan lokal seperti keripik udang dapat naik kelas melalui analisis teknologi digital ini.
“Keripik udang ini laku di mana sih? Itu datanya ada,” kata Rano menjelaskan efisiensi teknologi tersebut.
Perkembangan teknologi global menuntut pengenalan AI sejak dini kepada masyarakat luas. Langkah antisigap ini menjadi strategi utama menghadapi persaingan bisnis modern masa kini.
Inovasi Warung RT 11 Smart digital
Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara Imam Basori kini tengah mengembangkan program “Warung RT 11 Smart” berbasis digital. Inovasi tingkat lokal ini berjalan demi mendukung pertumbuhan UMKM warga sekitar.
“Ditambah lagi kita sudah ada RT 11 Smart. Ini warung RT 11 tapi berbasis UMKM di digital juga nantinya kita maksimalkan betul buat masyarakat,” tutur Imam.
Peningkatan Ekonomi Wilayah Padat
Pengembangan UMKM digital pembawa harapan baru bagi peningkatan perputaran ekonomi masyarakat. Wilayah pemukiman padat penduduk memerlukan stimulus teknologi agar roda ekonomi bergerak lebih cepat.
“Syukur-syukur nanti bisa membuat tambahan buat mereka,” ucap Imam.

