JAKARTA – Stadion Pakansari, Bogor ditunjuk secara resmi sebagai markas Timnas Indonesia dalam dua laga kandang fase Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026. Keputusan mendaftarkan Stadion Pakansari Bogor ini menyasar laga kontra Kamboja dan Vietnam demi optimalisasi dukungan suporter serta efisiensi kapasitas arena pertandingan.
Langkah strategis GSI dan PSSI menempatkan laga kandang Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Bogor juga menyesuaikan proyeksi jumlah penonton babak penyisihan grup turnamen sepak bola terbesar Asia Tenggara tersebut.
Alasan Pemilihan Stadion Pakansari
Manajemen menilai kapasitas tribun menjadi pertimbangan utama pemindahan arena dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta ke Bogor. Stadion Pakansari memiliki daya tampung 30.000 penonton, angka ideal untuk mengantisipasi kehadiran suporter pada fase awal kompetisi.
“Betul, jadi dua pertandingan fase grup kontestan daftarkan ke AFF itu main di Stadion Pakansari. Dan insyaallah kalau masuk semifinal, semoga lawan Malaysia, dan final lawannya siapa pun, kita akan main di GBK. Itu rumusan pendaftaran ke AFF,” ujar Managing Director GSI Marsal Masita.
Marsal Masita memperkirakan laga penyisihan grup sepi peminat daripada babak gugur.
“Sebab panitia melihat juga, pertandingan-pertandingan di fase grup tampaknya agak sulit menargetkan 60.000 penonton. Jadi Pakansari memiliki kapasitas pas buat menggelar dua laga kandang fase grup yaitu lawan Vietnam dan Kamboja,” tutur Marsal Masita.
Rampung Perbaikan Atap dan Rumput
Panitia memastikan kondisi stadion beroperasi penuh pascarenovasi bagian atap serta perawatan intensif rumput lapangan. Tim inspeksi internal federasi sudah meninjau langsung kelayakan fasilitas arena olahraga milik Pemkab Bogor tersebut.
“Aman-aman kondisinya, tim PSSI sudah ke sana kemarin. Artinya masa persiapan masih menyisakan cukup waktu. Pertandingan tim nasional bergulir setelah Piala Dunia 2026, jadi akhir Juli. Waktu pengerjaan masih tersedia, tidak ada masalah,” tegas Marsal Masita.
Sesuai jadwal resmi, Indonesia menjamu Kamboja pada 27 Juli, kemudian meladeni perlawanan Vietnam pada 3 Agustus. Arena pertandingan baru berpindah kembali ke SUGBK Jakarta apabila skuad Garuda berhasil mengamankan tiket semifinal dan final.

