-
Menit 22 (Gol Frattesi): Bola rebound hasil tembakan Michael Kayode yang diselamatkan Bayindir disambar cepat oleh Davide Frattesi untuk menggandakan keunggulan.
-
Menit 27 (Gol Kayode): Michael Kayode mencatatkan namanya di papan skor usai mengonversi umpan matang Esposito.
Turki sempat mendapat pencerahan lewat skema eksekusi bola mati Arda Guler yang mengarah ke Baris Alper Yilmaz. Sayang, kontrol bola yang buruk membuat peluang tersebut menguap begitu saja. Italia menutup paruh pertama dengan keunggulan nyaman 3-0.
Babak Kedua: Kejutan Cepat & Respons Kilat
Keluar dari kamar ganti, Turki tampil lebih terbuka dan langsung mengebrak:
-
Menit 47: Baris Alper Yilmaz memperkecil kedudukan menjadi 1-3 memanfaatkan umpan silang mendatar Oguz Aydin.
-
Menit 50: Italia merespons kilat tiga menit kemudian. Bola tembakan Sandro Tonali yang membentur tiang gawang langsung disundul Francesco Pio Esposito untuk mengubah skor menjadi 4-1.
Pada menit ke-57, Yilmaz sempat kembali mencetak gol untuk Turki. Namun, wasit Michael Oliver menganulir gol tersebut karena sang pemain sudah terjebak posisi offside.
Di sisa waktu pertandingan, Turki menggempur pertahanan Italia lewat aksi Kerem Akturkoglu. Akan tetapi, ketangguhan Giorgio Scalvini dan kesigapan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar gawang memastikan skor 4-1 untuk kemenangan Italia bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Turki (3-4-3):
Altay Bayindir; Mehmet Zeki Celik, Merih Demiral (Abdulerim Bardakci 46′), Kaan Ayhan; Oguz Aydin, Orkun Kokcu (Ismail Yuksek 46′), Salih Ozcan (Demir Tiknaz 76′), Ridvan Yilmaz/Elmali; Arda Guler, Can Uzun (Kerem Akturkoglu 46′), Baris Alper Yilmaz (Gul 80′).
Italia (4-3-3):
Gianluigi Donnarumma; Michael Kayode, Giorgio Scalvini, Alessandro Bastoni, Ruggeri; Sandro Tonali, Davide Frattesi (Giovanni Di Lorenzo 82′), Nicolo Fagioli (Romano 76′); Giacomo Raspadori (Cambiaghi 46′), Sebastiano Esposito (Doumbia 63′), Francesco Pio Esposito (Gianluca Scamacca 75′).

