-
Arda Guler (Turki): Visi bermain dan kemampuannya mengolah si kulit bundar menjadi ancaman nyata. Ia adalah motor serangan utama yang bisa kapan saja melepaskan umpan mematikan.
-
Gianluigi Donnarumma (Italia): Kiper berusia 27 tahun dengan 84 caps ini akan menjadi tembok terakhir Italia. Pengalamannya sangat krusial untuk membendung agresivitas lini depan tuan rumah.
-
Pio Esposito (Italia): Wonderkid yang satu ini sukses mencetak lima gol hanya dari 10 penampilan internasional. Absennya penyerang senior membuat Esposito berpeluang besar unjuk gigi malam ini.
Turki dipastikan kehilangan penjaga gawang andalannya, Ugurcan Cakir, sehingga posisi di bawah mistar kemungkinan besar akan diisi oleh Altay Bayindir. Ban kapten kembali melingkar di lengan Merih Demiral. Perlu dicatat, tuan rumah juga sedang krisis pemain pilar lantaran Hakan Calhanoglu, Kenan Yildiz, dan Orkun Kokcu masih berkutat dengan cedera.
Kondisi serupa dialami Italia. Skuad Mancini harus bertandang tanpa Federico Dimarco, Bryan Cristante, dan Manuel Locatelli yang harus menepi ke ruang perawatan. Kabar baiknya, Alessandro Bastoni sudah terbebas dari masa hukuman dan siap merumput kembali.
Prediksi Susunan Pemain Turki (3-4-2-1): Bayindir; Celik, Demiral, Bardakci; Aydin, Ozcan, Yuksek, Kadioglu; Guler, Akturkoglu; Yilmaz.
Prediksi Susunan Pemain Italia (4-3-3): Donnarumma; Kayode, Mancini, Bastoni, Calafiori; Barella, Tonali, Frattesi; Cambiaghi, P. Esposito, Raspadori.
Pertandingan ini dijamin akan berjalan terbuka. Kedua tim dipastikan tampil all-out dan sama-sama haus akan kemenangan demi menjaga asa bersaing di League A. Turki menunjukkan permainan yang lebih menjanjikan secara taktik saat melawan Prancis, ditambah suntikan moral dari suporter di Bursa.
Di sisi lain, meski Italia punya materi pemain bintang, transisi skuad dan banyaknya pilar yang absen membuat langkah mereka terasa berat. Berdasarkan analisis performa terkini, tuan rumah punya peluang lebih besar untuk berpesta gol.

