JAKARTA – Baru saja menginjakkan kaki di Indonesia pada Rabu (23/9), tim nasional Thailand langsung menebar ancaman.
Sang juru taktik, Anthony Hudson, secara terbuka mengincar posisi puncak pada gelaran edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
“Kami ingin memenanginya. Itu target kami,” tegas Hudson.
Hudson menilai persaingan kali ini bakal melompat jauh lebih sengit dibanding ajang AFF terdahulu. Penyebab utamanya sederhana: kontestan lain tak lagi main-main dan memboyong deretan pemain pilar yang sebelumnya absen.
“Saya pikir level turnamen ini jelas lebih tinggi karena semua tim membawa pemain-pemain utama. Pada AFF lalu, kami tidak membawa pemain utama,” terang pelatih asal Inggris tersebut.
Detail Lintas Perjalanan & Peta Kekuatan Grup
Usai mendarat di Jakarta, rombongan Tim Gajah War tidak berlama-lama. Mereka langsung menjajal Kereta Cepat Whoosh menuju Bandung—kota yang menjadi panggung laga untuk seluruh persaingan di Grup B.
Menghadapi jadwal yang padat serta perjalanan panjang, pemulihan kondisi fisik pemain menjadi prioritas utama tim sebelum melakoni duel perdana.
“Kami baru tiba di Indonesia dan sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan pertama. Kami perlu memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri untuk laga pertama, tetapi kami benar-benar bersemangat,” kata Hudson.
Meski tergabung di grup yang tergolong ketat, Hudson menyadari tantangan sebenarnya datang dari berbagai penjuru peta kekuatan Asia Tenggara.
“Ada sejumlah tim yang sangat bagus di sini, seperti Indonesia, Vietnam, dan Singapura. Ada banyak tim kuat, jadi turnamen ini akan sangat kompetitif. Namun, untuk saat ini, kami hanya fokus pada pertandingan pertama,” tutupnya.

