Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    September 18, 2026

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik
    • Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi
    • AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi
    • Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf
    • Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan
    • Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC
    • Bantai Nepal Tanpa Ampun, Timnas Voli Putri Indonesia Segel Tiket Perempat Final Asian Games 2026
    • Sempat Bernama Gajah Mada, TNI AL Ubah Nama Kapal Induk Jadi KRI Sriwijaya
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Jumat, September 18
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Sport»Inter Milan Terseret Kasus Penyadapan Wasit, Beda Nasib Dari Calciopoli 2006
    Sport

    Inter Milan Terseret Kasus Penyadapan Wasit, Beda Nasib Dari Calciopoli 2006

    AyuBy AyuJuli 27, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    JAKARTA – Relevansi pembahasan mengenai integritas pengadil lapangan dalam sepak bola Italia terus menjadi sorotan publik. Jurnalis senior Franco Ordine mengungkapkan detail penyelidikan skandal wasit berjuluk Arbitropoli yang menyeret nama klub raksasa Inter Milan. Kendati otoritas hukum telah mengarsipkan kasus pidana tersebut dan menurunkan statusnya menjadi sekadar dugaan tanpa bukti kuat, dinamika penyelidikan ini tetap menyimpan rekam jejak penting bagi sejarah hukum olahraga.

    Wawancara Franco Ordine bersama media Italia Il Tempo membedah tuntas perkembangan krisis kepemimpinan wasit hingga proses peradilan terkait.

    “Harus saya akui masa krisis terkait regenerasi wasit sempat terjadi, tetapi sekarang kualitas teknis sudah membaik dan bisa dibilang cukup baik,” ujar Franco Ordine membuka penjelasan mengenai kondisi pengadil lapangan.

    Baca Juga :  Thailand dan Tajikistan Lolos Putaran Final Piala Asia 2027

    Franco Ordine mencontohkan kepemimpinan wasit seperti Guida, Doveri, dan Mariani memberikan jaminan kualitas baik di lapangan saat ini.

    Keanehan Proses Penyadapan Hukum

    Sorotan utama Franco Ordine tertuju pada proses hukum terkait skandal Arbitropoli yang dinilai menyimpan sejumlah kejanggalan administratif. Penghentian serta pembukaan kembali izin penyadapan menjadi salah satu poin krusial fokus perhatian publik.

    “Penyelidikan pidana dibuka dan ditutup dengan sejumlah keanehan tertentu, terutama dua hal,” tutur Franco Ordine.

    Proses peradilan mencatat dua poin penting kejanggalan tersebut:

    • Mekanisme Penyadapan: Terhentinya izin penyadapan dari hakim pemeriksa terhadap Jaksa Ascione, sebelum akhirnya berlanjut kembali usai terjadi pergantian hakim.
    • Keputusan Bersama: Informasi penutupan penyelidikan selalu menyebut perselisihan kuat antara kejaksaan dan Jaksa Ascione, walau hal ini tidak terkonfirmasi dalam keputusan bersama Paolo Ielo dan Maurizio Ascione.
    • Fokus Penyadapan: Seluruh materi penyadapan hanya berkaitan dengan penunjukan wasit untuk laga-laga Inter Milan.
    • Praktik Umum: Koordinator wasit Gianluca Rocchi menegaskan praktik penunjukan wasit tersebut lazim dilakukan oleh seluruh klub.
    Baca Juga :  Arsenal Hobi Sedekah Poin, Bukayo Saka Mulai Gerah Lihat David Raya Lawak di Menit Akhir

    Perbandingan Dengan Skandal Calciopoli 2006

    Penyelidikan ini juga memicu reaksi dari mantan Direktur Juventus, Luciano Moggi, membandingkan kasus Arbitropoli dengan skandal besar Calciopoli 2006. Franco Ordine menanggapi perbedaan mendasar kedua peristiwa sejarah tersebut terletak pada intensitas pemberitaan media massa.

    “Keterkaitan sejumlah figur institusi pendukung Inter Milan dengan koordinator wasit patut mendapat perhatian khusus,” tegas Franco Ordine mengkritik relasi antarlembaga tersebut.

    Baca Juga :  Pau Cubarsi Resmi Sabet Gelar Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 Usai Jinakkan Argentina

    Perspektif media massa era Calciopoli 2006 melakukan tekanan masif secara terus-menerus, sementara kasus Arbitropoli justru minim sorotan publik media nasional. Keputusan pengarsipan oleh otoritas hukum secara resmi menghentikan tuntutan pidana, namun catatan sejarah ini tetap menjadi referensi penting analisis tata kelola sepak bola Italia.

    Arbitropoli Calciopoli Franco Ordine Gianluca Rocchi Hukum Sepak Bola Il Tempo Inter Milan Serie A Skandal Sepak Bola Wasit Italia
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePulau Harapan, Jejak Sejarah dan Pesona Wisata yang Menjadi Kebanggaan Kepulauan Seribu
    Next Article Seminar Healthy Life, Healthy Mind Dorong Kesadaran Hidup Sehat

    Berita Terkait

    Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf

    September 18, 2026

    Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan

    September 18, 2026

    Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC

    September 18, 2026

    Bantai Nepal Tanpa Ampun, Timnas Voli Putri Indonesia Segel Tiket Perempat Final Asian Games 2026

    September 18, 2026

    Belum Menang 3 Laga, Ruben Amorim Akui Pemain Baru AC Milan tak Cocok dengan Sistemnya

    September 17, 2026

    Live Streaming Juventus vs NEC Nijmegen: Misi Bianconeri Bangkit di Liga Europa 2026/27

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Sebanyak 1.500 ton sampah per hari ditargetkan dapat diolah menjadi energi listrik…

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026
    Top Trending

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Sebanyak 1.500 ton sampah per hari ditargetkan dapat diolah…

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Perkembangan kecerdasan artifisial yang berlangsung cepat membuat pemerintah tidak…

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?