YOGYAKARTA – Memasuki hari ketiga rangkaian kegiatan Study Visit TA. 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (FSP Unhan RI) memfokuskan agendanya pada pendalaman nilai-nilai sejarah kejuangan serta akar doktrin pertahanan negara melalui kunjungan ke Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat dan Monumen Jogja Kembali (Monjali), Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian Study Visit FSP Unhan RI yang berlangsung dari 27 hingga 31 Juli 2026. Setelah pada hari sebelumnya sukses melaksanakan pembukaan di Makorem 072/Pamungkas serta rangkaian pertukaran akademik dan Courtesy Call di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII), rombongan FSP Unhan RI kini mengalihkan fokus pada kajian historis-strategis di lapangan.
Kunjungan Kehormatan di Keraton Yogyakarta: Menggali Akar Sishankamrata
Rangkaian agenda diawali dengan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) ke Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat. Delegasi FSP Unhan RI dipimpin langsung oleh Dekan FSP Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, yang didampingi oleh Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan Brigjen TNI Dr. Yermia Hendarwoto, S.H., M.H., M.Th., serta Wakil Dekan Laksma TNI Bondan Haryono, S.T., S.Si., M.Si., M.Tr.Hanla.
Kunjungan pimpinan dan mahasiswa FSP Unhan RI tersebut diterima secara resmi oleh perwakilan Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat, Kanjeng Raden Tumenggung Kusumonegoro. Beliau menyampaikan, bahwa kunjungan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan berharap hubungan yang baik ini berlanjut dalam hubungan silaturahmi yang erat dan berkesinambungan. Hadir juga dalam penyambutan tersebut, Kanjeng Raden Tumenggung Sinduhadiningrat.

