JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan faktor usia bukan hambatan bagi pesepak bola untuk menembus Skuad Garuda.
Kebijakan baru ini mengubah pandangan sebelumnya, saat Herdman lebih memprioritaskan pemantauan terhadap talenta muda daripada pemain berumur 28 hingga 36 tahun. Langkah strategis ini bertujuan mematangkan persiapan Timnas Indonesia menghadapi turnamen besar terdekat.
“Mungkin sebelumnya memang ada misi memberi kesempatan lebih banyak kepada pemain muda. Tapi ketika sudah dekat dengan turnamen besar seperti Piala Asia, kita butuh pemain terbaik,” ujar Herdman, Jumat (23/5).
Belajar dari Skuad Piala Dunia Kanada
Herdman mengambil contoh kesuksesan strategi Timnas Kanada saat berkompetisi di Piala Dunia 2022. Komposisi pemain berpengalaman terbukti mampu memimpin tim di level tertinggi dunia. Bek tengah senior Steven Vitoria, misalnya, mencatat penampilan penuh dalam tiga laga babak grup Kanada melawan Belgia, Kroasia, dan Maroko.
“Kalau melihat sejarah saya, kapten saya di Piala Dunia 2022 berusia 40 tahun. Steven Vitoria berusia 36 tahun, kiper saya 38 tahun,” tutur pelatih asal Inggris tersebut.
Peluang Besar Ezra Walian di Piala ASEAN 2026
Arsitek taktik Skuad Garuda ini kemudian menyoroti performa impresif penyerang Persik Kediri, Ezra Walian. Pemain kelahiran Amsterdam berumur 28 tahun tersebut mencetak enam gol dan sembilan assist dari 23 penampilan musim ini. Namun, cedera sejak April lalu memaksa Ezra absen dalam delapan pertandingan terakhir.
Herdman membuka peluang besar membawa Ezra masuk dalam kompetisi Piala ASEAN 2026 akhir Juli mendatang. Pihak timnas kini terus memantau proses pemulihan cedera serta situasi personal sang pemain.
“Mungkin dia masih tersedia untuk AFF, kita lihat nanti. Dia sedang menghadapi cedera dan juga kelahiran anaknya. Jadi kami sudah mendiskusikan detail ketersediaannya. Dia pemain sangat bagus. Jadi bagi saya, usia bukan masalah,” pungkas Herdman.

