JAKARTA – Juara Liga Europa Aston Villa menjadwalkan kunjungan ke Jakarta guna menghadapi Indonesia All Stars pada laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 1 Agustus mendatang. Kedatangan klub asal Birmingham tersebut menyusul kesuksesan besar mencakup trofi kompetisi Eropa dan keberhasilan mengunci posisi keempat Liga Inggris.
Pihak penyelenggara merancang kedatangan tim asuhan Unai Emery ini untuk menyapa langsung basis penggemar sepak bola tanah air. Pertandingan ini sekaligus mengakhiri dahaga pencinta sepak bola nasional akan kehadiran tim elite Premier League ke tanah air.
Misi Perluas Pasar dan Harapan Skuad Utama
Pihak Sound Rhythm selaku promotor menyatakan tur pramusim ini bertujuan membuka pasar baru di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Promotor mengusahakan kehadiran para bintang utama ke Jakarta demi memuaskan dahaga para pencinta sepak bola.
“Pre-season tour ini adalah sebuah rangkaian membuat Aston Villa mencoba memberikan market-market baru ke Indonesia,” ujar Head of Marketing Communication Sound Rhythm, Ahmad Satrio, saat jumpa pers di Jakarta, Senin.
Ahmad Satrio mengharapkan Villa membawa skuad utama ke Indonesia. Namun, promotor tidak memberikan jaminan penuh mengingat beberapa pilar penting Aston Villa harus berlaga dalam ajang Piala Dunia 2026. Sementara itu, kubu tuan rumah memastikan komposisi pemain Indonesia All Stars berisi talenta terbaik kompetisi Liga Indonesia.
Klub pemilik trofi Liga Champions ini memiliki sederet pemain langganan tim nasional. Sebut saja Emiliano Martinez di Argentina, Ollie Watkins, Morgan Rogers, Ezri Konsa di Inggris, John McGinn di Skotlandia, hingga Youri Tielemans di Belgia. Tim ini juga memiliki bek sayap asal Belanda, Ian Maatsen, mempunyai garis keturunan Indonesia.
Manajemen GBK Jamin Kualitas Rumput Lapangan
Panitia menyiapkan rangkaian aktivitas menarik selama kunjungan Aston Villa, mulai dari sesi latihan terbuka, meet and greet, program pengembangan sepak bola, hingga kegiatan sosial komunitas. Hubungan emosional klub dengan fans lokal lewat komunitas Villans Indonesia diprediksi membuat atmosfer stadion bergemuruh.
Manajemen pengelola stadion memastikan kondisi lapangan dalam keadaan prima dan siap menggelar laga internasional skala besar. Tim verifikasi Aston Villa bahkan sudah memantau langsung arena pertandingan pasca laga Indonesia kontra Mozambik pada 9 Juni lalu.
“Beliau melihat ini rumput luar biasa keren, katanya,” ucap Manager Stadion Utama Pusat Pengelolaan Komplek GBK, A. Rijal, menirukan pujian perwakilan Aston Villa.
Pecinta sepak bola dapat mengakses penjualan tiket mulai Sabtu, 27 Juni pukul 10.00 WIB secara eksklusif via situs resmi AstonVillaJKT.com. Harga tiket masuk berkisar mulai Rp350.000 hingga Rp2.250.000, belum termasuk komponen pajak, biaya platform, serta administrasi.
“Kami targetkan sebanyak-banyaknya karena ini merupakan pertandingan klub Liga Inggris pertama setelah 10 tahun,” kata Ahmad Satrio optimis.
Usai merampungkan agenda di Jakarta, rombongan Aston Villa segera bertolak menuju Thailand. Skuad The Villans dijadwalkan menantang BG Pathum United di True BG Stadium, Pathum Thani pada 4 Agustus.

