Masuk ke babak kedua, benteng pertahanan Persija makin menunjukkan tajinya. Meski terus ditekan, mereka berhasil meredam agresivitas tuan rumah. Bukannya tanpa perlawanan, anak-anak asuh Shin Tae-yong juga beberapa kali menciptakan peluang emas lewat skema serangan balik cepat untuk memperlebar jarak skor.
Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-0 tidak berubah. Macan Kemayoran sukses membawa pulang poin penuh ke Jakarta.
Pujian Shin Tae-yong: Patahkan Rekor Buruk di Kalimantan
Sang entrenador, Shin Tae-yong, nggak bisa menutupi rasa bangganya terhadap etos kerja para pemain. Apalagi, kemenangan dramatis ini berhasil memutus tren negatif yang selama ini menghantui Persija.
“Ini benar-benar pertandingan yang berat. Tapi saya bangga melihat tim bekerja keras bersama untuk memberikan tontonan yang bagus. Selamat untuk para pemain! Seingat saya, Persija sudah 8 tahun nggak pernah menang di Kalimantan, dan malam ini kita buktikan kita bisa. Meski ditekan, konsentrasi anak-anak tetap terjaga sampai akhir,” ungkap pelatih asal Korea Selatan tersebut dalam sesi jumpa pers usai laga.
Kemenangan Klinis Meski Belum Tampil Maksimal
Menariknya, meski sukses meraih kemenangan penting, Shin Tae-yong secara jujur dan objektif menilai performa timnya belum mencapai titik puncak. Ia bahkan tak segan memuji gaya permainan Borneo FC yang tampil sangat ngotot.
“Kalau mau jujur, hari ini kami baru mengeluarkan sekitar 50 persen dari kemampuan asli kami. Borneo bermain jauh lebih agresif dan sebenarnya tampil lebih baik dari kami. Tapi, sepak bola adalah tentang hasil akhir. Kunci kemenangan kami hari ini adalah efisiensi di depan gawang lawan; kami lebih tajam memanfaatkan peluang, terutama dari umpan silang Memo yang diselesaikan dengan dingin oleh Alex,” pungkasnya.

