JAKARTA – Manajer baru Manchester City Enzo Maresca bersiap membawa Jack Grealish kembali ke skuad utama Etihad Stadium pada bursa transfer musim panas mendatang.
Langkah strategis suksesor Pep Guardiola ini menandai awal revolusi taktik Manchester City menjelang musim kompetisi baru Liga Inggris.
Laporan eksklusif Daily Mirror memastikan juru taktik asal Italia tersebut menolak rencana penjualan sang penyerang sayap dan memilih mengintegrasikan kembali bintang bernilai Rp1,02 triliun ke dalam rencana besar tim.
Visi Baru Maresca dan Penyelamatan Karier Grealish
Keputusan Maresca mengubah total nasib Grealish di Etihad Stadium. Sebelumnya, masa depan gelandang berusia 30 tahun tersebut terlihat suram setelah kehilangan tempat utama di bawah asuhan Pep Guardiola.
Manajemen Manchester City bahkan melepas Grealish ke Everton sebagai pemain pinjaman dengan klausul pembelian permanen sebesar Rp1,02 triliun. Nasib buruk Grealish bertambah parah saat cedera kaki serius menghantamnya pada Januari 2026 hingga membutuhkan tindakan operasi besar.
Pengganti Sempurna Bernardo Silva
Keberadaan Maresca dengan kontrak durasi tiga tahun di Manchester City mempermudah proses rehabilitasi Grealish. Calon manajer baru ini menolak opsi penjualan murah pada musim panas. Sebaliknya, mantan pelatih Leicester City tersebut menjanjikan satu tempat di sesi latihan pramusim tim utama begitu proses pemulihan cedera sang pemain selesai.
Kepergian Bernardo Silva serta ketidakpastian masa depan beberapa penyerang sayap lain membuka jalan lebar bagi Grealish. Kehadiran Grealish menyajikan kombinasi pengalaman matang di Liga Inggris dan pemahaman taktik mendalam. Manajemen klub percaya kedekatan personal antara Maresca dan Grealish mampu mengembalikan performa terbaik sang pemain di lapangan hijau.

