Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Prabowo Terima Mushaf di Momentum 100 Tahun Gontor

    September 19, 2026

    Kisah Rel Pesisir Utara Jawa: Dulu Angkut Komoditas, Kini Menggerakkan Jutaan Perjalanan

    September 19, 2026

    Telkom Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber lewat SCALE

    September 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Prabowo Terima Mushaf di Momentum 100 Tahun Gontor
    • Kisah Rel Pesisir Utara Jawa: Dulu Angkut Komoditas, Kini Menggerakkan Jutaan Perjalanan
    • Telkom Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber lewat SCALE
    • Kalbar Terbanyak, Polri Tangani 65 Perkara Karhutla
    • Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
    • PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik
    • Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi
    • AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Minggu, September 20
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Ekonomi»Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol
    Ekonomi

    Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaSeptember 1, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Wamen ESDM Yuliot (kedua dari kanan) meresmikan Proyek Gasifikasi Batubara di Kutai Timur. (Sumber: Kementerian ESDM)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    Jakarta, Rasional.co – Indonesia masih mengimpor 1,3 juta ton metanol senilai Rp7,1 triliun pada 2025. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, proyek gasifikasi batubara di Kutai Timur, Kalimantan Timur, ditargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton metanol per tahun.

    Proyek Strategis Nasional (PSN) Gasifikasi Batubara menjadi Metanol itu resmi memasuki tahap pembangunan setelah Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan groundbreaking di Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Senin (31/8).

    Proyek yang dikembangkan PT Bumi Etam Chemical (BEC) tersebut berpotensi menghemat devisa hingga Rp7,1 triliun per tahun melalui pengurangan ketergantungan terhadap impor metanol.

    BEC merupakan perusahaan patungan PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Proyek dibangun di atas lahan sekitar 93 hektare di kawasan BCIP dengan target produksi metanol berstandar International Methanol Producers and Consumers Association (IMPCA) Grade.

    Baca Juga :  ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga

    “Groundbreaking ini menandai dimulainya langkah nyata pembangunan industri methanol berbasis hilirisasi batubara,” kata Yuliot saat peresmian.

    7,7 Juta Ton Batubara Jadi Metanol

    Proyek tersebut akan mengolah sekitar 7,70 juta hingga 7,78 juta ton batubara berkalori rendah, sekitar 3.400 kcal/kg, setiap tahun.

    Batubara yang selama ini memiliki nilai ekonomi relatif lebih rendah akan diproses melalui teknologi gasifikasi untuk menghasilkan metanol. Produk tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.

    Produksi sekitar 2 juta ton metanol per tahun ditujukan terutama untuk industri petrokimia dan formaldehida. Metanol juga akan mendukung pengembangan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan program B50.

    • Baca juga: Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”

    Menurut Yuliot, hilirisasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah batubara, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan ketahanan energi.

    Baca Juga :  Harga Dexlite Tembus Rp23.600, Bahlil Lahadalia Sebut BBM Nonsubsidi Ikut Arus Dunia

    “Kita akan terus mendorong hilirisasi ini yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai prioritas pembangunan semasa kepemimpinan Beliau dalam Asta Cita,” ujarnya.

    Pemerintah berharap proyek BEC dapat menjadi model hilirisasi bagi perusahaan batubara lainnya. Potensi tersebut dinilai terbuka karena cadangan batubara berkalori rendah cukup besar di wilayah Kalimantan dan Sumatera.

    Target Beroperasi 2029

    Untuk menunjang operasional, proyek akan dilengkapi fasilitas gasifikasi, reaktor sintesis, pembangkit listrik, pengolahan air, serta terminal pelabuhan.

    Teknologi proyek juga dirancang dengan pengendalian emisi dan terintegrasi dengan Carbon Capture and Storage (CCS).

    Presiden Direktur BEC Rio Supin mengatakan perusahaan saat ini telah memasuki tahap engineering melalui penyusunan Front-End Engineering Design (FEED).

    BEC juga telah menyusun Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement bersama PT Istana Karang Laut (IKL) dan China National Chemical Engineering Co., Ltd. (CNCEC) sejak 29 Juli 2026.

    Baca Juga :  ESDM Bantah Kabar Pasokan Batu Bara Menipis, Pemadaman Listrik Disebut Murni Gangguan Teknis

    “Proyek Gasifikasi Batubara Pertama di Indonesia siap memasuki implementasi target commissioning tahun 2029 sesuai arahan Pak Menteri. BEC siap mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional,” kata Rio.

    Selain substitusi impor, Yuliot menilai proyek tersebut berpotensi menciptakan efek berganda bagi perekonomian melalui pembukaan lapangan kerja, pertumbuhan industri pendukung, serta peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri.

    ” Kami berharap dengan proyek yang memberikan multiplier effect yang nyata bagi seluruh stakeholder, baik penciptaan lapangan kerja, tumbuhnya industri pendukung, serta peningkatan aktivitas ekonomi,” ujar Yuliot.

    Dengan kapasitas produksi sekitar 2 juta ton metanol per tahun, proyek gasifikasi batubara di Kutai Timur diarahkan menjadi salah satu instrumen hilirisasi untuk mengubah batubara berkalori rendah menjadi produk industri bernilai tambah sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor.

    Tampilan penuh:12
    Arutmin Batubara Devisa ESDM Kaltim KPC Kutai Timur Metanol
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”
    Next Article Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    Berita Terkait

    Kisah Rel Pesisir Utara Jawa: Dulu Angkut Komoditas, Kini Menggerakkan Jutaan Perjalanan

    September 19, 2026

    Telkom Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber lewat SCALE

    September 19, 2026

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    September 18, 2026

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026

    Beberapa Jam Sebelum Dicopot, Purbaya Sempat Tahan Pemda Terbitkan Obligasi

    September 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Prabowo Terima Mushaf di Momentum 100 Tahun Gontor

    MartinSeptember 19, 2026

    PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun…

    Kisah Rel Pesisir Utara Jawa: Dulu Angkut Komoditas, Kini Menggerakkan Jutaan Perjalanan

    September 19, 2026

    Telkom Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber lewat SCALE

    September 19, 2026
    Top Trending

    Prabowo Terima Mushaf di Momentum 100 Tahun Gontor

    MartinSeptember 19, 2026

    PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor saat menghadiri Resepsi…

    Kisah Rel Pesisir Utara Jawa: Dulu Angkut Komoditas, Kini Menggerakkan Jutaan Perjalanan

    Bayu PratamaSeptember 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Bayangkan perjalanan kereta api dari Semarang menuju Cirebon pada…

    Telkom Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber lewat SCALE

    Bayu PratamaSeptember 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Telkom Indonesia mengintegrasikan kapabilitas kecerdasan artifisial, cloud, keamanan siber,…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?